HARIAN DISWAY - Perawatan kendaraan roda dua setelah perjalanan jauh sangat penting untuk menjaga performa tetap optimal untuk pemakaian lebih lanjut. Sebab, mesin dan komponen bekerja lebih keras selama perjalanan mudik dan balik.
Perjalanan panjang membuat motor terpapar panas, kemacetan, dan kondisi jalan yang tidak ideal. Hal-hal tersebut bisa mempercepat keausan pada komponen penting.
Sayangnya, dampak keausan tidak langsung muncul. Pemilik baru sadar setelah perjalanan selesai dan rutinitas kembali seperi semula.
Itu juga karena kebanyakan orang tidak langsung mengecek kondisi kendaraan mereka begitu sampai rumah. Padahal perawatan sederhana bisa mencegah kerusakan serius.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Oli Motor untuk Mudik Jarak Jauh
BACA JUGA:Motor Terendam Banjir, Ini Estimasi Biaya Servis dan Risiko Kerusakan yang Perlu Diwaspadai!
Berikut ini beberapa langkah penting yang perlu dilakukan:
Cek Oli Mesin dan Cairan Lain
GANTI OLI motor sesudah perjalanan jauh.--Pinterest
Oli mesin berfungsi melumasi sekaligus mendinginkan komponen di dalam mesin. Setelah perjalanan jauh, kualitas oli bisa menurun karena panas dan kerja berat.
Periksa warna dan volume oli menggunakan dipstick. Jika terlihat hitam pekat atau berkurang, segera ganti agar mesin tidak cepat aus.
Periksa Filter Udara
PERIKSA FILTER motor. Jika kotor, bisa dibersihkan secara mandiri.--Pinterest
Filter udara menyaring debu agar tidak masuk ke ruang bakar. Saat perjalanan jauh, kotoran dan debu biasanya menumpuk lebih banyak dari biasanya.
BACA JUGA:Motor Brebet, Pertamina Beri Servis Gratis dengan Pagu Rp150 Ribu
BACA JUGA:Cara Mengatasi Motor Overheat Saat Mudik 2026, Tip Aman Hadapi Macet Panjang
Jika filter terlalu kotor, suplai udara jadi terhambat. Akibatnya pembakaran tidak sempurna dan tenaga kendaraan menurun.
Cek Rem dan Kampas Rem
Sistem rem bekerja lebih sering saat perjalanan jauh, terutama di kondisi macet atau turunan. Hal ini membuat kampas rem lebih cepat menipis.