Aprilia Kunci Pecco Bagnaia dengan Kontrak 2+2

Senin 30-03-2026,01:38 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Retna Christa

Setelah itu, Gabarrini kembali ke Ducati dan berkontribusi dalam kesuksesan pembalap seperti Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.


MotoGP AS 2026: Jorge Martin juara Sprint berkat ngotot pilih ban medium. Foto: Jorge Martin menyalip Pecco Bagnaia di lap terakhir Sprint Race di COTA, Austin, 29 Maret 2026. -Gold and Goose-

Gabarrini sendiri telah bekerja sama dengan Bagnaia sejak 2019. Tepatnya sejak juara dunia Moto2 itu naik ke kelas MotoGP. Kolaborasi itu membuahkan hasil besar. Termasuk membawa Ducati kembali meraih gelar juara dunia pada 2023, setelah penantian panjang.

"Pecco adalah pembalap pertama yang memperkenalkan teknik menikung dengan membawa Ducati pada kecepatan tinggi saat masuk tikungan. Padahal, motor itu sebelumnya tidak dikenal sebagai motor yang bisa berbelok dengan baik," puji Gabarrini.

BACA JUGA:Tidak Direspons Bagnaia, Aprilia bidik Bastianini

BACA JUGA:Ducati Pamer Corak MotoGP 2026, Perangkat Ketinggian Baru Jadi Kunci Kebangkitan Pecco Bagnaia

"Pendekatan cara kerjanya mirip dengan Jorge Lorenzo, tetapi sangat berbeda dengan Casey Stoner yang lebih banyak intuitif. Di situlah perbedaan utamanya," lanjutnya, sebagaimana dikutip dari GPOne.

Kini pertanyaannya, setelah memastikan masa depannya, apakah Bagnaia akan tetap tampil maksimal hingga akhir musim?

Sebelum menjawabnya, ia harus lebih dulu membuktikan kemampuannya dalam menghadapi Aprilia di GP Amerika Serikat 2026. Itu akan menjadi pembuktian bahwa keputusan Aprilia merekrutnya untuk empat tahun ke depan adalah langkah yang tepat. (*) 

Kategori :