HARIAN DISWAY - Satu tiket menuju FIFA World Cup 2026 akan diperebutkan di Zenica saat Itala menghadapi Bosnia & Herzegovina pada Rabu dini hari, 1 April 2026, pukul 01.45 WIB.
Bagi Italia, ini adalah kesempatan emas untuk kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia setelah absen sejak 2014—sebuah penantian panjang bagi negara dengan empat gelar juara dunia.
Gli Azzurri (sebutan Italia) datang dengan kepercayaan diri setelah menaklukkan Northern Ireland di semifinal playoff.
Kemenangan tersebut sedikit meredakan trauma kegagalan mereka di edisi 2018 dan 2022. Namun, tekanan tetap besar karena satu kesalahan saja bisa kembali menggagalkan ambisi mereka.
Di sisi lain, Bosnia & Herzegovina juga membawa motivasi tinggi. Mereka ingin kembali ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah debut di 2014.
Bermain di kandang sendiri dengan atmosfer yang dikenal panas, Bosnia berpeluang menghadirkan kejutan besar.
BACA JUGA:Menang 2-0, Italia Tantang Bosnia di Final Play-off Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Italia Kalahkan Irlandia Utara 2-0, Gennaro Gattuso Akui Laga Tak Mudah
Update Tim Italia
Selebrasi Sandro Tonali usai buka keunggulan bagi Italia atas Irlandia Utara dalam laga semifinal playoff Piala Dunia 2026, Jumat 27 Maret 2026--AFP
Pelatih Gennaro Gattuso tengah mempersiapkan laga terpenting dalam karier kepelatihannya. Sebagai mantan pemain yang menjuarai Piala Dunia 2006, Gattuso tentu memahami betapa besar arti pertandingan ini bagi Italia.
Kemenangan atas Irlandia Utara menjadi titik balik penting. Gol jarak jauh dari Sandro Tonali membuka kepercayaan diri tim, sebelum Moise Kean memastikan kemenangan. Performa Kean menjadi sorotan, terutama karena ia sedang dalam tren positif bersama timnas.
Kemungkinan besar Gattuso tidak akan banyak mengubah susunan pemain. Duet lini depan antara Kean dan Mateo Retegui diprediksi kembali menjadi andalan. Di lini tengah, Tonali akan menjadi motor permainan, didukung oleh kualitas pemain lain.
Italia juga mengandalkan peran wingback ofensif seperti Federico Dimarco dan Matteo Politano untuk memberikan variasi serangan. Sementara itu, lini belakang tetap solid dengan nama-nama seperti Alessandro Bastoni dan Gianluca Mancini.
Namun, Italia harus kehilangan beberapa pemain penting karena cedera, termasuk Federico Chiesa dan Giovanni Di Lorenzo. Meski demikian, kedalaman skuad mereka masih cukup untuk mengatasi tantangan ini.
BACA JUGA:Italia vs Irlandia Utara 2-0, Gil Azzurri Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia 2026