HARIAN DISWAY - Pemerintah menetapkan awal keberangkatan jamaah haji Indonesia pada 21 April 2026, bertepatan dengan musim haji 1447 Hijriah.
Tanggal tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian ibadah sekaligus batas akhir bagi calon jamaah untuk menuntaskan berbagai persiapan, termasuk aspek kesehatan seperti vaksinasi wajib.
Penetapan jadwal ini mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025 yang juga mengatur tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari masuk asrama hingga kepulangan ke tanah air.
Vaksin Meningitis dan Polio Jadi Syarat Utama
Menjelang keberangkatan, calon jamaah diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan vaksinasi sesuai regulasi Kementerian Kesehatan. Salah satu yang utama adalah vaksin meningitis meningokokus ACWY.
“Yang pertama vaksin meningitis meningokokus ACWY, ini untuk melindungi dari radang selaput otak yang mudah menular di kerumunan,” kata Ahli Gizi Universitas Faletehan Serang Rita Ramayulis seperti dikutip dari Antara, Kamis, 2 April 2026.
Ia menjelaskan, vaksin meningitis harus diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Sertifikat vaksin tersebut berlaku hingga lima tahun, tergantung jenis vaksin yang digunakan.
BACA JUGA:Jamaah Haji 2026 Aman Berangkat 22 April, Pemerintah Waspadai Kenaikan Biaya
BACA JUGA:Menhaj: Persiapan Haji 2026 Sudah 100 Persen
Selain itu, vaksin polio juga menjadi salah satu syarat bagi jamaah asal Indonesia. Pemberiannya dilakukan satu dosis dalam rentang waktu empat minggu hingga 12 bulan sebelum keberangkatan.
“Ini karena Indonesia masih termasuk negara yang dipantau terkait kasus polio,” ujarnya.
Vaksin Tambahan Dianjurkan
Di luar vaksin wajib, terdapat sejumlah vaksin tambahan yang dianjurkan meski tidak bersifat wajib, seperti influenza, pneumonia, dan Covid-19.
Langkah itu dinilai penting mengingat ibadah haji melibatkan kerumunan besar dengan potensi penularan penyakit yang tinggi.
Selain vaksinasi, calon jamaah juga diimbau menjaga kondisi tubuh melalui pola hidup sehat. Rita menekankan pentingnya istirahat yang cukup serta memperhatikan asupan makanan selama menjalankan ibadah.