Michael telah menekuni Tekken secara serius selama sekitar dua setengah tahun. Ia juga kerap mengikuti berbagai turnamen di sejumlah kota. Hingga akhirnya direkrut menjadi pemain salah satu tim esports terkemuka di Indonesia, EVOS.
Event Jadi Wadah Latihan dan Regenerasi Pemain
Keberadaan turnamen offline seperti itu dinilai sangat penting dalam mendukung perkembangan pemain. Selain sebagai ajang kompetisi, event juga menjadi sarana latihan. Sekaligus memperluas relasi antar pemain.
BACA JUGA:Onic Esports Bangkit Lawan Evil: Drama Laga Hidup-Mati Swiss Stage M7 World Championship 2026
Para peserta dapat bertemu langsung dengan lawan dari berbagai latar belakang. Sehingga pengalaman bermain semakin berkembang.
“Event seperti ini penting banget. Karena bisa unjuk skill dan ketemu banyak pemain lain,” ujar Dio. Selain itu, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan menuju level yang lebih tinggi.
Dengan sistem pertandingan standar fighting game, peserta bisa merasakan atmosfer kompetisi yang lebih serius.
Dengan rutinnya penyelenggaraan turnamen, komunitas Tekken di Surabaya diperkirakan akan terus berkembang. Pun, melahirkan pemain-pemain baru yang kompetitif. (*)
*) Peserta Magang Kemnaker RI.