Jika mengalami hal itu, segera ganti kata sandi, logout dari semua perangkat, dan pastikan 2FA aktif.
Manfaatkan Tools Pendukung Keamanan
Selain kebiasaan baik, manfaatkan alat bantu. Seperti password manager untuk mengelola kredensial dengan aman, antivirus terpercaya untuk deteksi dini malware, dan browser dengan proteksi phishing bawaan.
Tools itu bekerja sebagai lapisan pertahanan tambahan yang dapat mendeteksi ancaman sebelum Anda berinteraksi dengannya.
Di era digital 2026, perlindungan data pribadi tidak lagi hanya bergantung pada teknologi. Tetapi juga pada kesadaran dan kebiasaan pengguna.
BACA JUGA:Tangkal Serangan Siber, Pemerintah Siapkan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing
BACA JUGA:Waspada! Akun WhatsApp dan Perbankan Rentan Dibobol, Begini Tip Mengamankannya
Serangan phishing yang didukung AI memang semakin sulit dikenali. Namun, prinsip dasar keamanan tetap menjadi benteng paling efektif. (*)
*) Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.