Prabowo Target Bisa Mandiri Energi 3 Tahun Lagi, Begini Strateginya

Jumat 10-04-2026,09:23 WIB
Reporter : Mohamad Nur Khotib
Editor : Mohamad Nur Khotib

HARIAN DISWAY - Total konsumsi BBM nasional tembus 752,72 juta barel pada 2025. Dari jumlah itu, sekitar 60,18 persen terpenuhi dengan impor dari sejumlah negara.

Kini, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia bisa lepas dari impor dalam dua hingga tahun ke depan. Realistiskah? Bagaimana cara mencapainya?

"Mungkin kita dua, tiga tahun lagi tidak perlu import BBM sama sekali," kata Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.

BACA JUGA:Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik VKTR di Magelang, Hemat BBM Rp80 Triliun

BACA JUGA:BGN Ungkap Alasan Beli 21 Ribu Motor Listrik untuk Program MBG

Baginya, target itu cukup realistis. Yakni dengan mencapainya lewat program elektrifikasi 100 gigawatt. Bahkan, program tersebut ditarget bisa tuntas dalam dua tahun. Mencakup penutupan 13 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN yang selama ini mengonsumsi solar dalam jumlah besar.

Prabowo menekankan, penutupan belasan PLTD itu dilakukan secara langsung. Supaya dapat menghemat konsumsi solar hingga 200 ribu barel per hari. Sementara saat ini, Indonesia masih mengimpor BBM sebanyak satu juta barel setiap hari.

Artinya, pengurangan penggunaan diesel akan memangkas ketergantungan impor sebesar 20 persen.

Selain elektrifikasi pembangkit, Prabowo pun menggenjot penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) serta pemanfaatan sumber energi terbarukan lain seperti pengolahan kelapa sawit dan minyak jelantah menjadi avtur.

BACA JUGA:Purbaya Ngaku Baru Tahu soal Motor Listrik BGN: Telanjur Jalan, Tahun Ini Nggak Ada Lagi

BACA JUGA:Presiden Janji Pertahankan Subsidi BBM di Tengah Gejolak Dunia

Untuk mempercepat transformasi tersebut, investasi besar-besaran akan dialokasikan untuk pembangunan pusat-pusat pengolahan atau refinery.

"Kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," tandas Prabowo.

Selain itu, salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah pemberian insentif untuk mendorong peralihan motor bensin ke sepeda motor listrik.

Rencana tersebut memang masih dalam tahap pembahasan antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kategori :