BACA JUGA:Como vs Inter Milan 3-4: Thuram-Dumfries Selamatkan Nerazzurri di Drama 7 Gol
Meski demikian, justru tim tamu yang lebih dulu menciptakan ancaman pada menit ketiga. Sepakan Sebastiano Esposito yang sempat berubah arah memaksa Josep Martinez melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jarinya.
Memasuki menit ke-10, Inter masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Sebaliknya, Cagliari kembali mengancam lewat Gianluca Gaetano dan Marco Palestra, tetapi kedua peluang tersebut belum mengarah tepat ke sasaran.
Inter baru mulai menemukan ritme permainan setelah laga berjalan 30 menit. Francesco Pio Esposito sempat melakukan kombinasi apik satu-dua dengan Marcus Thuram, namun upaya penyelesaian akhirnya masih mampu diblok lini belakang Cagliari.
Pada menit ke-33, Carlos Augusto melepaskan sepakan dari luar kotak penalti yang berbelok tipis ke samping gawang. Tujuh menit kemudian, Pio Esposito kembali mendapat peluang emas. Tapi tembakannya dari sudut sempit ditepis Elia Caprile.
BACA JUGA:Lautaro Martinez Cedera Lagi, Inter Milan Terancam Kehilangan Momentum
BACA JUGA:Inter Milan vs AS Roma 5-2: Lautaro Comeback, Nerazzurri Bangkit!
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Inter langsung menggenjot serangan di awal babak kedua. Dalam lima menit pertama, Nicolo Barella dan Denzel Dumfries mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh. Namun meleset.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-52. Federico Dimarco mengirim umpan mendatar dari sisi kiri yang melengkung ke arah tiang jauh. Marcus Thuram dengan mudah menyontek bola ke dalam gawang. Inter unggul 1-0.
Momen penyerang Inter Milan, Marcus Thuram, ketika mencetak gol dalam laga kontra Cagliari. Sabtu, 18 April 2026.-Marco Luzzani-Getty Images
Empat menit kemudian, Nerazzurri menggandakan keunggulan. Berawal dari tembakan Thuram yang sempat diblok pemain Cagliari, bola liar langsung disambar Barella dengan sepakan keras.
Meski membawa Inter unggul nyaman 2-0, Barella memilih tidak merayakan gol ke gawang mantan klubnya. Cagliari sempat mencoba bangkit. Manuel Akanji harus melakukan sapuan krusial untuk menggagalkan peluang Paul Mendy.
BACA JUGA:Lautaro Martinez Cedera Lagi, Inter Milan Terancam Kehilangan Momentum
BACA JUGA:Inter vs Roma 5-2, Cristian Chivu Bilang Kuncinya di Gol Ketiga
Menjelang laga usai, Dumfries hampir menambah gol lewat sundulan menyambut umpan Ange-Yoan Bonny, tetapi bola masih melambung.
Inter akhirnya memastikan kemenangan telak pada masa injury time menit ke-90+2. Denzel Dumfries mengirim bola di tepi kotak penalti, lalu Piotr Zielinski melepaskan tembakan keras kaki kanan yang meluncur deras ke sudut atas gawang.