Tips Memilih Motherboard & Power Supply (PSU) yang Benar agar PC Rakitan Tidak Mudah Rusak

Kamis 23-04-2026,16:32 WIB
Reporter : Moh. Faiqul Waffa
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Merakit PC sendiri memang memuaskan. Memilih prosesor kencang, kartu grafis terbaru, atau casing yang estetik sering kali menjadi fokus utama.

Namun, ada dua komponen "tak terlihat" yang justru menjadi penentu utama umur panjang PC Anda, yaitu motherboard dan power supply (PSU).

Bagaikan fondasi rumah, motherboard dan PSU yang berkualitas menentukan apakah sistem Anda akan berjalan stabil bertahun-tahun, atau justru rentan hang, blue screen, bahkan rusak permanen.

Berikut panduan praktis memilih kedua komponen krusial ini agar investasi rakitan PC Anda tidak sia-sia.

BACA JUGA:Rakit PC atau Beli Laptop Gaming, Jawabannya Bergantung Kebutuhan

BACA JUGA:Tip Aman Membersihkan PC Gaming Agar Performa Tetap Maksimal

Tips Memilih Motherboard


INTEL (H/B/Z-series) dan AMD (B/X-series) memiliki chipset spesifik.--Pinterest

1. Cek Kompatibilitas dengan Prosesor

Intel dan AMD memiliki socket berbeda, dan setiap generasi CPU memerlukan chipset spesifik. Untuk Intel, seri H cocok untuk penggunaan dasar, B-series untuk kebutuhan menengah, dan Z-series untuk overclocking.

AMD menggunakan B-series untuk value terbaik dan X-series untuk performa tinggi. Jangan hanya cocokkan fisik, pastikan BIOS motherboard mendukung generasi CPU yang Anda pilih.

2. Perhatikan Kualitas VRM (Voltage Regulator Module)

Komponen ini mengatur pasokan daya ke prosesor. Motherboard dengan VRM berkualitas dari brand tepercaya seperti ASUS, MSI, Gigabyte, atau ASRock cenderung lebih stabil, terutama saat beban kerja berat.

BACA JUGA:Cara Menyulap Tablet Windows Murah Jadi Laptop Mini Powerful

BACA JUGA:Jangan Buru-Buru Ganti Laptop! Upgrade SSD dan RAM Bisa Bikin Performa Ngebut Seperti Baru

Hindari motherboard murah dengan VRM minim heatsink, risiko overheat dapat memperpendek umur CPU dan menyebabkan throttling performa.

Kategori :