Momentum kontroversial terjadi pada menit ke-55. Ketika Barcelona merasa menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pedri mengirimkan umpan terobosan dari lini tengah, yang diselesaikan dengan tendangan voli oleh Ferran Torres di kotak penalti.
Namun, setelah pengecekan singkat, VAR memutuskan gol tersebut tidak sah karena offside. Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari pemain dan suporter di Camp Nou. Ferran Torres terlihat jelas kecewa karena gol indahnya harus dianulir.
Padahal, gol tersebut berpotensi membuat Barcelona lebih nyaman dalam mengontrol pertandingan. Saat itu, mereka sudah unggul 1-0 lewat penalti Lamine Yamal di babak pertama dan sedang berada dalam posisi dominan.
Meski gagal menambah gol, Barcelona tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Namun, keputusan VAR ini memberi napas bagi Celta Vigo untuk tetap bertahan dan berharap mencuri hasil di sisa waktu pertandingan.
Pada akhirnya, Barcelona tetap mengamankan tiga poin penting. Namun, pertandingan ini lebih banyak diingat karena kontroversi keputusan VAR yang kembali menimbulkan pertanyaan soal konsistensi dan keakuratan teknologi tersebut. (*)