Green SM Indonesia Buka Suara soal Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur

Selasa 28-04-2026,07:21 WIB
Reporter : Mohamad Nur Khotib
Editor : Mohamad Nur Khotib

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Manajemen Green SM Indonesia akhirnya angkat bicara terkait insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Peristiwa tersebut melibatkan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek, yang diduga dipicu oleh taksi listrik milik mitra Green SM yang mogok di perlintasan rel.

Green SM: Insiden Jadi Perhatian Serius

Dalam pernyataan resminya, Green SM Indonesia menyebut kejadian ini menjadi perhatian penuh perusahaan. Mereka juga memastikan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mendukung proses investigasi.

BACA JUGA:Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Korban Tewas Jadi 7 Orang, Evakuasi Masih Berlangsung

BACA JUGA:Driver Ojol Ungkap Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi, Taksi Listrik Mogok di Rel Diduga Jadi Pemicu

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," tulis keterangan Green SM Indonesia.

Perusahaan juga menyampaikan empati atas insiden tersebut serta menegaskan komitmen terhadap keselamatan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," tambahnya.

BACA JUGA:Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 4 Tewas, 74 Luka, Ini Update Data Korban dan Kronologi Lengkapnya!

BACA JUGA:Penampakan Gerbong Wanita KRL Hancur Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Green SM memastikan bahwa saat kejadian tidak ada penumpang di dalam kendaraan. Pengemudi juga berhasil keluar sebelum tabrakan terjadi, sehingga tidak menjadi korban dalam insiden tersebut.

Dukung Investigasi dan Transparansi

Perusahaan menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan data yang telah terverifikasi.

Insiden ini sebelumnya diduga bermula dari taksi listrik yang mogok di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 85. Kendaraan tersebut kemudian tertabrak KRL, yang selanjutnya memicu tabrakan beruntun dengan kereta Argo Bromo Anggrek dari arah belakang.

BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan KRL dan KA Agro Bromo di Bekasi, Gerbong Wanita Hancur Total

BACA JUGA:Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Minta Maaf dan Fokus Evakuasi

Kategori :