Surabaya Tourism Awards 2026, Kelas Belly Dance dan Line Dance Bikin Pecah!

Sabtu 02-05-2026,20:27 WIB
Reporter : Amelia Puspa Ningrum*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

“Saya suka ngajarin orang dari yang nggak bisa jadi bisa. Dari situ ada kepuasan sendiri,” ujarnya. Hingga saat ini, dia sudah membina sekitar 150 peserta di berbagai titik latihan di Surabaya.

Menurutnya, line dance bukan hanya soal gerakan. Tapi juga melatih konsentrasi. “Kita harus hafal gerakan tangan, kaki, sama arah. Jadi melatih otak kanan kiri juga. Tapi tetap harus enjoy,” tambah perempuan asal Surabaya itu. 

BACA JUGA: Persiapan Surabaya Tourism Awards 2026, JW Marriott dan Park Shanghai Fokus pada Pengalaman Pengunjung

BACA JUGA: Persiapan Surabaya Tourism Awards 2026: Gereja Kepanjen dan Trans Snow World Racik Pengalaman Lebih Berkesan

Menariknya, acara itu juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun coach Thomas. Suasana pun semakin meriah. Setelah selesai, para peserta yang hadir memberikan kejutan padanya. Yakni kue dan nyanyian selamat ulang tahun. 

Salah seorang peserta, Lestia Riningrum menyebut dirinya sudah lama mengikuti kelas belly dance bersama coach Thomas. Tepatnya sejak 2020. Dia rutin latihan setiap Senin dan Jumat.

“Kegiatan kayak gini bikin semua orang bahagia. Supaya tetap happy, bersemangat, merasa muda dan sehat,” ujarnya.

Menurutnya, belly dance masih jarang diminati di Indonesia. Padahal memiliki banyak manfaat. Terutama untuk fleksibilitas tubuh.

BACA JUGA: Surabaya Tourism Awards 2026: Sesi Penjurian Kategori Hotel, Presentasi Jadi Penentu

BACA JUGA: Persiapan Surabaya Tourism Awards 2026: KidZania dan Kampung Lawas Maspati Terus Berbenah

Lestia yang tinggal di kawasan MERR itu juga mengenakan kostum yang menarik. Dia mengenakan sharara set, baju khas india yang memukau dan berkilau.

Warna dasarnya putih dengan banyak manik-manik berwarna. Dia memang tertarik dengan fashion India.

Bersama temannya, Maria Setiyawati dari Kenjeran, dia berharap kegiatan seperti itu bisa lebih sering digelar di Surabaya.

Maria tampil nyentrik dengan kostum berwarna merah. Lengkap dengan sabuk belly. Dia juga menjelaskan pentingnya properti sabuk dalam belly dance

BACA JUGA: La Femina Unjuk Gigi di Surabaya Tourism Awards 2026, Hadirkan Lagu Kekinian dalam Alunan Angklung

BACA JUGA: Keseruan Komunitas Senam Dahlan Iskan, Buka Gelaran Surabaya Tourism Awards 2026

Kategori :