Mahasiswa Unesa Jalankan UGSMA 2026 di Timor-Leste Perkuat Tri Dharma dan SDGs Global

Senin 04-05-2026,15:07 WIB
Reporter : Noor Arief Prasetyo
Editor : Noor Arief Prasetyo

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Lima mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan program mobilitas internasional UGSMA 2026 di Baucau Timor-Leste melalui pengabdian lintas negara untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dan SDGs global, Minggu, 29 Maret 2026.

Program Universitas Negeri Surabaya melalui skema Unesa Global Students Mobility Award (UGSMA) ini berlangsung hingga 18 April 2026 bekerja sama dengan Universidade Dili serta didukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus sekaligus implementasi pengabdian masyarakat di tingkat global.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa terlibat dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, administrasi publik, dan teknologi informasi melalui kolaborasi dengan sejumlah institusi di Baucau. Di antaranya Posto Administrativo de Baucau, Comissão Nacional de Eleições Baucau, serta Centru de Saúde Tirilolo.

Pada sektor kesehatan, Adinda Cita Clasica dari Program Studi S1 Gizi berkontribusi dalam pelayanan gizi masyarakat, mulai dari pengukuran antropometri balita hingga edukasi gizi promotif dan preventif. Sementara itu, Hanif Mohamad Ramadhan dan Fatimah menjalankan kegiatan di bidang administrasi publik melalui observasi sistem birokrasi serta pengembangan konten promosi daerah.

BACA JUGA:World Dance Day UNESA Usung Konsep Estafet Tari, Harmoni dalam Keragaman Budaya

BACA JUGA:Literasi Keuangan Gen Z Masih Tertinggal, Mahasiswa Unesa Dapat Edukasi Finansial

Di bidang teknologi informasi, Fiana Agta Riyani bersama Naura Aidah Nasyita berperan dalam pengelolaan dan analisis data pemilih berbasis sistem informasi di lembaga penyelenggara pemilu setempat. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung terkait tata kelola data dan sistem teknologi dalam konteks internasional.

Selain itu, para mahasiswa juga melaksanakan outreach education dengan mengunjungi sejumlah sekolah di Baucau untuk mengajar bahasa Inggris sekaligus mengenalkan peluang beasiswa pendidikan tinggi di Indonesia.

Salah satu peserta, Fatimah, menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman berharga dalam membangun pemahaman lintas budaya sekaligus kontribusi sosial.

“Program ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna karena kami tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga berbagi, berkolaborasi, dan berkontribusi bersama masyarakat lokal,” ujarnya.


Baucau Timor-Leste menjadi lokasi mahasiswa UNESA menjalankan program UGSMA 2026 melalui pengabdian lintas negara di bidang pendidikan, kesehatan, dan IT.-Humas Unesa-

Menurut para peserta, interaksi langsung dengan masyarakat dan institusi di Timor-Leste memberikan perspektif baru terkait pentingnya adaptasi, kolaborasi, serta solidaritas dalam menghadapi tantangan global.

Program UGSMA 2026 ini juga sejalan dengan agenda United Nations dalam pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan kemitraan global.

Melalui kegiatan ini, Unesa menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong internasionalisasi dan pengabdian lintas negara. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang adaptif, kolaboratif, serta memiliki perspektif global dalam menghadapi tantangan masa depan.

Para peserta UGSMA 2026 turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program, termasuk institusi mitra dan masyarakat di Baucau. Pengalaman tinggal bersama host family juga menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman budaya selama program berlangsung.

Kategori :