KUTAI KARTANEGARA, HARIAN DISWAY – Komitmen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dalam mendukung pendidikan di wilayah terpencil membuahkan hasil. Program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Sekolah Negeri Terapung di Delta Mahakam sukses meraih penghargaan internasional.
Program yang dijalankan melalui anak usaha PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) itu diganjar predikat Platinum dalam ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, pada 23–24 April 2026. Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Excellence in Provision of Literacy & Education Award. Sekolah Negeri Terapung berlokasi di SMPN 6 Anggana, Desa Sepatin, yang berada di kawasan Delta Mahakam. Wilayah ini termasuk kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan akses yang cukup menantang. BACA JUGA:Pertamina Hulu Energi Dorong KSOT Migas dengan Standar HSSE Ketat untuk Perkuat Ketahanan Energi NasionalSekolah Negeri Terapung itu berlokasi di SMPN 6 Anggana, Desa Sepatin, yang berada di kawasan Delta Mahakam. Wilayah ini termasuk kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)-Dokumentasi PHI- Dari Samarinda, perjalanan menuju lokasi harus ditempuh melalui jalur sungai sejauh sekitar 80 kilometer dengan waktu tempuh hingga tiga jam, tergantung kondisi pasang surut. Sekolah tersebut dikenal masyarakat sebagai sekolah terapung karena posisinya yang berada di pesisir dan berhadapan langsung dengan Selat Makassar. Berbagai inovasi terus dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Pada 28 April 2026 lalu, manajemen PHI melakukan kunjungan sekaligus monitoring dan evaluasi program. Perusahaan lalu menyerahkan bantuan berupa pembangunan gapura sekolah dan taman belajar. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penanaman mangrove bersama siswa, guru, dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir. BACA JUGA:Libur Lebaran, Pekerja PT Pertamina Hulu Indonesia Tetap Siaga Pastikan Pasokan Energi Nasional BACA JUGA:Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi 2.000 Barel per Hari dari Sumur HPPO di Kalimantan Timur Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, menjelaskan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan program berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui program ini, kami ingin memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitasnya. Kami juga mendorong lahirnya semangat edupreneurship di kalangan generasi muda pesisir,” ujarnya. PHI juga mengapresiasi perkembangan fasilitas belajar di sekolah tersebut, mulai dari ketersediaan laptop, listrik tenaga surya, hingga akses internet. Dukungan ini dinilai mampu membuka wawasan siswa di tengah keterbatasan geografis. BACA JUGA:Genap Satu Dekade, Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas 2025 Program yang awalnya bernama Sekolah Rawa Hutan pada 2022 itu kemudian berkembang menjadi Sekolah Negeri Terapung pada 2024. Kini memasuki tahun keempat, program tersebut telah memasuki fase pengembangan lanjutan, termasuk penguatan Profil Pelajar Pancasila, edukasi bahaya NAPZA, hingga pengembangan kurikulum berbasis lokal. Kepala sekolah, Tandarman, mengakui bantuan tersebut sangat membantu operasional sekolah. Bahkan, salah satu guru, Nurul Fitriana, berhasil meraih beasiswa internasional dari Pemerintah Amerika Serikat pada 2025. Di sisi lain, para siswa juga mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat global, terutama di bidang seni. Hal ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. BACA JUGA:PT Pertamina Hulu Energi Catat Pertumbuhan Produksi Migas 5 Persen dalam Tiga Tahun Terakhir Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan, menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan masyarakat. “Keberhasilan tidak datang dari keberuntungan semata, tetapi dari kedisiplinan dan konsistensi. Kami akan terus mendukung program pendidikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan,” tegasnya. PHI berharap dapat menciptakan generasi muda pesisir yang mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.(*)