Tragedi Horsens: Tim Thomas Indonesia Tersingkir di Fase Grup, PBSI Minta Maaf

Jumat 08-05-2026,14:38 WIB
Reporter : Ragil Putri Irmalia
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY – Indonesia meraih mendapat hasil kelam di Piala Thomas 2026. Tim Merah Putih gagal lolos penyisihan grup untuk pertama kalinya dalam sejarah. Target mencapai babak final di Horsens, Denmark pun tidak terpenuhi.

Wakil Ketua Umum I PBSI Taufik Hidayat menyampaikan bahwa para atlet sudah memberikan kemampuan terbaik. Tapi hasil yang diraih tidak sesuai dengan harapan saat Indonesia berstatus sebagai unggulan kedua Piala Thomas 2026

“Namun, kami juga harus jujur bahwa hasil yang dicapai masih belum sesuai dengan target ekspektasi yang diharapkan bersama. Saya mewakili PBSI ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Taufik pada Jumat, 8 Mei 2026 di Pelatnas PBSI, Jakarta Timur.

BACA JUGA:PBSI Minta Maaf! Indonesia Gagal Total di Piala Thomas 2026, Target Final Melayang

BACA JUGA:Indonesia Raih Perunggu di Piala Uber 2026, PBSI Beri Apresiasi Putri Kusuma Wardani dkk

Indonesia tergabung di Grup D dengan meraih dua kemenangan dari satu kekalahan. Satu kekalahan membuat Indonesia tidak bisa mencapai perempat final. Yakni saat tumbang 4-1 dari Prancis pada 28 April 2026.

Kekalahan di laga terakhir penyisihan grup itu memastikan Indonesia berada di posisi ketiga. Fajar Alfian dkk kalah selisih gim dari Thailand +7 dan Prancis +5. Pada akhirnya Prancis meraih perak Piala Thomas 2026 usai kalah 3-1 dai Tiongkok di babak final.

Taufik mengungkapkan bahwa hasil Piala Thomas 2026 ini menjadi bahan evaluasi besar bagi PBSI. Tidak hanya dari sisi performa atlet. Tetapi juga menyangkut kesiapan tim secara keseluruhan.

BACA JUGA:Hanya Bawa 5 Pemain, Prancis Singkirkan Indonesia dari Piala Thomas 2026! Kok Bisa?

BACA JUGA:Hasil Piala Uber 2026: Hajar Denmark 4-1, Indonesia Lolos Semifinal Dua Edisi Beruntun!

Evaluasi mencangkup berbagai aspek penting. Mulai dari kesiapan teknis, strategi pertandingan, konsistensi permainan, hingga penguatan mental bertanding saat pertandingan beregu.

Dalam Piala Thomas 2026 ini, PBSI mengirimkan 10 pemain. Pemain tunggal yaitu Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan M. Zaki Ubaidillah. Hanya Ubed (sapaan Zaki Ubaidillah) yang debut di turnamen ini.

Kemudian skuad ganda berisi Fajar Alfian, M. Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, M. Reza Pahlevi Ishfahani, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.

“Evaluasi ini tidak hanya ditujukan kepada atlet, tapi juga menyeluruh kepada tim pendukung, pelatih, sistem persiapan yang kami jalankan. Kami akan memperbaiki kekurangan para atlet secara lebih spesifik, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding,” ucap Taufik.

Lebih lanjut, Taufik menegaskan komitmen PBSI untuk segera melakukan langkah konkret demi meningkatkan kualitas tim. Fokus utamanya dengan memperkuat proses regenerasi agar timnas lebih kompetitif. 

Kategori :