Tchouameni berkali-kali minta Fede menghentikan tuduhan itu. Awalnya dengan suara pelan. Namun, Valverde tidak mengindahkan permintaan itu. Dan terus memprovokasi. Kali ini, para pemain lain ikut meminta sang kapten berhenti menuduh.
Karena tekanan terhadapnya tak berhenti, dan pelatih Alvaro Arbeloa tidak turun tangan, Tchouameni kehilangan kesabaran. Ia memukul kepala Fede Valverde sampai pingsan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan kursi roda.
BACA JUGA:Espanyol vs Madrid 0-2, Brace Vinicius Tunda Pesta Barcelona
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Kalahkan Espanyol 2-0, Vinicius Jr Terbaik!
Aksi Tchouameni (kanan) dalam laga Real Madrid vs Real Betis, lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 pekan ke-20, Senin 5 Januari 2026--Getty Images
Belakangan, pemain asal Uruguay itu didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik atau cedera kepala akibat benturan. Ia diperkirakan harus menjalani masa pemulihan selama 10 hingga 14 hari.
Kondisi tersebut membuat Valverde hampir pasti absen dalam laga El Clasico melawan FC Barcelona akhir pekan ini, termasuk dua pertandingan berikutnya menghadapi Real Oviedo dan Sevilla.
Sang gelandang diperkirakan baru bisa kembali bermain saat Real Madrid menghadapi Athletic Bilbao pada laga penutup musim yang dijadwalkan berlangsung 25 Mei mendatang.
Sumber internal klub mengakui bahwa perkelahian itu adalah kontak fisik terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah Real Madrid. Sebelumnya, situasi ruang ganti tidak pernah lebih buruk dari saling sindir dan adu mulut. Tidak pernah adu jotos.
BACA JUGA:Guti Tak Setuju Jose Mourinho Melatih Real Madrid Lagi, Ini Alasannya
BACA JUGA:Kylian Mbappe Cedera Hamstring, Timnas Prancis dan Real Madrid Kompak Was-was
Sehari setelah insiden itu, Fede Valverde langsung meminta maaf melalui media sosial pribadinya. Ia menyangkal dilarikan ke rumah sakit setelah dipukul Tchouameni. Ia mengaku jatuh hingga kepalanya terbentur meja.
Sehari kemudian, giliran Tchouameni yang telah menyampaikan permintaan maaf secara pribadi melalui akun Instagram miliknya. Gelandang asal Prancis tersebut mengakui insiden itu tidak pantas terjadi, terlebih di klub sebesar Real Madrid.
Situasi itu semakin menambah tekanan bagi Real Madrid yang sedang menjalani musim sulit. Tim berjuluk Los Blancos tersebut sebelumnya telah tersingkir dari Liga Champions UEFA dan kini terancam mengakhiri musim tanpa trofi.
Saat ini Real Madrid masih berada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga dengan koleksi 77 poin, tertinggal 11 angka dari Barcelona di puncak klasemen.
Dengan hanya empat pertandingan tersisa, kekalahan di El Clasico akan memastikan rival mereka langsung mengunci gelar juara liga musim ini. (*)