Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Migas Triwulan I

Rabu 13-05-2026,22:45 WIB
Reporter : Ave Sena
Editor : Thoriq S Karim

JAKARTA, HARIAN DISWAY - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat capaian positif pada Triwulan I 2026. Anak usaha Subholding Upstream Pertamina itu berhasil melampaui target produksi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Kalimantan sekaligus menjaga kinerja keselamatan kerja tetap optimal.

Hingga akhir Maret 2026, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya mampu memproduksi minyak sebesar 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd) dan gas mencapai 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).

Realisasi tersebut setara dengan sekitar 120 persen untuk produksi minyak dan 105 persen untuk produksi gas dibanding target tahun berjalan.

PHI juga mencatat performa keselamatan kerja yang impresif. Perusahaan membukukan nihil fatalitas (zero fatality), nihil Lost Time Incident (zero LTI), serta berhasil mencatatkan 57,36 juta jam kerja selamat sepanjang Triwulan I 2026.

BACA JUGA:Pertamina Hulu Indonesia Perkuat Akses Pendidikan Wilayah 3T


PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya mampu memproduksi minyak sebesar 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd)-Dokumentasi PHI-

Direktur Utama PHI, Sunaryanto mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. Menurutnya, wilayah Kalimantan masih menjadi salah satu penopang penting dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

“PHI terus berinvestasi pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan. Ini penting untuk mendukung target produksi nasional dan ketahanan energi,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Anto itu menegaskan inovasi dan keandalan fasilitas produksi menjadi faktor penting dalam menjaga performa lapangan migas yang sudah mature. Penerapan teknologi dan efisiensi operasi membuat perusahaan mampu menahan laju penurunan produksi serta meningkatkan recovery rate sumur-sumur eksisting.

BACA JUGA:Pertamina Hulu Energi Dorong KSOT Migas dengan Standar HSSE Ketat untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional


PHM berhasil mengoptimalkan produksi sumur emulsi di Lapangan Tunu-Dokumentasi PHI-

Salah satu inovasi yang diterapkan yakni metode High Pour Point Oil (HPPO) di Lapangan Handil yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Serta di Lapangan Mutiara dan Pamaguan yang dikelola PT Pertamina Hulu Sanga Sanga.

Teknologi tersebut digunakan untuk mengatasi tantangan minyak dengan kandungan lilin atau parafin tinggi agar aliran produksi tetap lancar dan tidak membeku di jalur pipa.

PHM berhasil mengoptimalkan produksi sumur emulsi di Lapangan Tunu. Lalu PHSS menerapkan teknologi Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) pada sejumlah sumur workover di Lapangan Louise, Samboja, dan Mutiara. 

Teknologi itu terbukti mampu meningkatkan produktivitas sumur sehingga mendukung pencapaian target produksi perusahaan. Kontribusi produksi minyak juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melalui Lapangan Kerindingan, Lapangan Sapi, serta pengembangan sumur sisipan baru di lepas pantai Kalimantan Timur.

Kategori :