Jika media digital digunakan untuk menyebarkan pengetahuan, solidaritas, dan kepedulian sosial, era digital dapat menjadi ruang lahirnya kebangkitan nasional yang baru. Namun, jika masyarakat terus terjebak dalam distraksi, polarisasi, dan budaya validasi semu, kebangkitan nasional hanya akan menjadi slogan tanpa makna. (*)
*) Ike Herdiana, dosen Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga Surabaya, dan Centre for Mental Health Intervention dan Development (MIND).