Bluetooth Bomb Bikin Pesawat United Airlines Putar Balik ke Newark

Senin 01-06-2026,15:20 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Penumpang diperbolehkan membawa ponsel dan paspor mereka. Sementara barang bawaan lainnya tetap berada di dalam pesawat selama proses inspeksi berlangsung.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang remaja. Ia diduga menjadi pemilik perangkat Bluetooth tersebut.

BACA JUGA:Pahami Hak Penumpang Pesawat untuk Hindari Kerugian dan Perjuangkan Kompensasi

BACA JUGA:Pesawat AS Diduga Bebas Lintas RI, Dino Patti Djalal: Pemerintah Harus Lebih Hati-hati

Hingga kini belum diketahui apakah penggunaan nama "Bomb" dilakukan sebagai lelucon atau karena kesalahan.


Pesawat United Airlines penerbangan 236 kembali ke Newark setelah menemukan adanya koneksi bluetooth dengan nama yang dianggap mengancam.-Reddit-Phone Arena

Setelah pesawat dinyatakan aman dan tidak ditemukan ancaman nyata, penerbangan kembali dilanjutkan menuju Palma de Mallorca. Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat. Dan penumpang menerima voucher makan dari maskapai.

Insiden itu bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya, penerbangan United Airlines lain juga sempat mengalami gangguan.

Sebab, seorang penumpang menggunakan nama hotspot Wi-Fi yang dianggap ofensif. Itu memicu perhatian kru pesawat.

BACA JUGA:Airlangga: Impor Suku Cadang Pesawat Bebas Bea Masuk

BACA JUGA:Pemerintah Subsidi Tiket Pesawat Rp2,6 Triliun, Kenaikan Harga Dibatasi Maksimal 13%

Kasus tersebut menjadi pengingat. Bahwa nama Bluetooth maupun hotspot Wi-Fi yang digunakan di area publik, terutama dalam penerbangan, dapat memicu konsekuensi serius. Terlebih jika mengandung unsur ancaman atau provokasi. (*)

Kategori :