SURABAYA, HARIAN DISWAY - Cat hitam mendominasi warna dinding Restography Kopi Dewa 19 yang berlokasi di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya. Tembok yang gelap itu kontras dengan sorot lampu kuning yang menggantung di plafon. Sebagai penyemarak tembok hitam, bingkai-bingkai foto berjajar.
Sesuai namanya, foto-foto di tembok adalah aktivitas band rock asal Surabaya, Dewa 19. Apalagi kalau bukan dokumentasi saat manggung?
Lagu-lagu Dewa 19 bergantian menggema di dalam ruangan pada Senin, 1 Juni 2026. Saat Harian Disway tiba di sana, seisi ruangan sedang disapa Kangen.
"Semua kata rindumu semakin membuatku tak berdaya, menahan rasa ingin jumpa." Lirik populer itu membuat para pengunjung siang itu ikut bersenandung.
BACA JUGA:Dewa 19 Pulang Kampung, Konser Penuh Nostalgia di Ekspectanica Surabaya
BACA JUGA:Khofifah-Emil Rilis Video Klip Hidup adalah Perjuangan, Kolaborasi dengan Dewa 19
Jossi, pengunjung yang kebetulan juga anak band, mengaku sebagai penggemar band yang formasi awalnya adalah Dhani Ahmad (Ahmad Dhani), Erwin Prasetya, Wawan Juniarso, dan Andra Junaidi itu. Belakangan, Ari Lasso bergabung sebagai vokalis utama.
"Saya suka semua lagunya Dewa 19. Tadi diputar lagu Kangen, Separuh Nafas, dan Arjuna. Saya sendiri hobi main alat musik," imbuh lelaki yang tergabung dalam band Runaway tersebut.
AREA OUTDOOR Restography Kopi Dewa 19 menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil merasakan semilir angin.-Ilmi Bening-Harian Disway
Ia mengatakan bahwa Dewa 19 tidak pernah mati. Karena itu, ia pun dengan bangga membawakan lagu-lagu Dewa 19 saat pentas bersama band-nya.
Pengunjung yang lain, Feryadi, mengatakan bahwa Dewa 19 membuat memorinya terlempar ke masa-masa SMA. "Dulu saya ikut band sewaktu SMA. Kalau ada festival band, saya sering lihat Ahmad Dhani. Dulu, ia sekolah di SMAN 2 Surabaya. Sedangkan, saya di SMAN 6 Surabaya," kenangnya.
BACA JUGA:Kolaborasi Khofifah-Emil dan Dewa 19: Nyanyikan 'Hidup Adalah Perjuangan' di Surabaya
BACA JUGA:Dewa 19 Ajak Baladewa Dukung Khofifah-Emil
Restography Kopi Dewa 19 di kawasan MERR itu menghadirkan pilihan menu yang unik. Ada tambahan nama lagu di belakang nama menu. Misalnya, Soto Tangkar Kangen, Iga Bakar Mukadimah, Nasi Goreng Dewa, dan Otak-Otak Goreng Lelaki Pencemburu.
Menurut Ninayanti, salah satu owner sekaligus direktur utama Kopi Dewa 19, jenis masakan yang paling banyak dipesan adalah nasi goreng kecombrang dengan iga asap, dan soto tangkar. Sedangkan, minuman yang paling populer adalah Kopassus yang merupakan nama kopi susu di sana.
"Kopassus ini adalah resep asli racikan Ahmad Dhani. Setiap ada tamu yang datang ke kediamannya, Mas Dhani selalu menyuguhkan kopi susu ini. Sekarang resep itu dibawa ke kafe," terang Ninayanti.
KOPASSUS yang racikan aslinya diciptakan Ahmad Dhani menjadi menu yang banyak dicari Baladewa. -Ilmi Bening-Harian Disway
Jadi, kopi susu ala Ahmad Dhani bisa dinikmati Baladewa dan Baladewi (sebutan untuk penggemar Dewa 19) tanpa harus datang ke rumah pentolan Dewa 19 itu. Masyarakat umum pun punya peluang yang sama dengan para penggemar Dewa 19 untuk mencicipi Kopassus.
BACA JUGA:Hiburan HUT ke-79 TNI 5 Oktober 2024: Ada Slank, Dewa 19, Ari Lasso, Hingga NDX A.K.A
BACA JUGA:El Rumi dan Syifa Hadju Terciduk Kencan di Konser Dewa 19, Benar Pacaran?
Restography Kopi Dewa 19 mengusung konsep gabungan resto dan kafe. Lokasinya yang strategis dan dekat kampus, cocok untuk dijadikan tempat pertemuan. Apalagi, untuk sekadar nongkrong atau ngobrol dengan teman-teman.
"Kopi Dewa 19 MERR Surabaya ini cabang ke-4. Penggemar nantinya bisa meet and greet dengan personel Dewa 19 di sini," kata Ninayanti. Di Jawa Timur, selain hadir di MERR Surabaya, Kopi Dewa 19 juga ada di Bromo.
Pihaknya juga sedang membuat ruangan khusus yang bisa digunakan untuk berkaraoke lagu-lagu Dewa 19. "Ini nanti ada minimum spend (minimal pembelanjaan) agar bisa karaokean di ruangan yang sedang kami siapkan," imbuhnya.
Ninayanti berharap, semua kalangan, termasuk generasi Z, bisa lebih mengenal Dewa 19 lewat restonya. Mereka juga bisa sepuasnya menikmati lagu-lagu Dewa 19.
BACA JUGA:The Alana Hotel Kota Malang Resmi Dibuka! Ada Dewa 19 Sky Lounge
BACA JUGA:Catatan Musik Dewa 19 A Night at the Orchestra: Cara Asyik (dan Kasual) Menikmati Orkestra
"Di sini kita bisa melihat memorabilianya Dewa 19, foto-foto perjalanan karier mereka, momen manggung di berbagai negara dengan siapa saja," ujarnya sembari memperlihatkan deretan foto di resto tersebut.
NINAYANTI (kiri) berfoto bersama Jossi dan Feryadi setelah nongkrong bersama keluarga di Restography Kopi Dewa 19 MERR pada Senin, 1 Juni 2026.-Ilmi Bening-Harian Disway
Mereka yang datang ke Kopi Dewa 19 rata-rata membawa keluarga. "Kebetulan suami saya ini penggemar Dewa 19," tutur Isnaini, salah seorang pengunjung perempuan.
Semakin malam, resto itu kian ramai. Malahan, hampir seluruh kursinya terisi penuh. Restography Kopi Dewa 19 MERR membuktikan bahwa resto atau kafe tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga menjadi magnet bagi para penggemar musik, khususnya fans Dewa 19.
Menyeruput Kopassus sembari membayangkan Ahmad Dhani sendiri yang menyuguhkannya, membuat hati Baladewa dan Baladewi berbunga-bunga. Ribuan kenangan indah masa muda yang ditemani lagu-lagu Dewa 19 seketika menyeruak tanpa bisa dibendung.
BACA JUGA:Andien Ajak Fans Menggalau di Konser Dewa 19 A Night at the Orchestra
BACA JUGA:Buka Konser Dewa 19 A Night at the Orchestra, Ardhito Pramono Memukau Lewat New York New York
percayalah padaku/ aku pun rindu kamu// ku akan pulang/ melepas semua kerinduan/ yang terpendam… (*)