Menurutnya, proses tersebut dapat dilakukan berkat komunikasi diplomatik yang intensif antara pemerintah Indonesia dan berbagai pihak terkait.
"Yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya. Semua itu adalah diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo lewat berbagai cara, baik yang dipublikasikan maupun yang tidak dipublikasikan," kata Teddy. (*)