Departemen hubungan masyarakat Angkatan Laut IRGC dalam pernyataan resminya pada Selasa, 2 Juni 2026, mengumumkan bahwa serangan rudal tersebut merupakan operasi balasan langsung atas tindakan militer Amerika Serikat sebelumnya. AS dituding telah melakukan serangan agresif dan berkhianat terhadap kapal curah (bulk carrier) milik Iran, Lian Star, di Laut Oman.
"Sebagai tanggapan atas serangan agresif oleh tentara AS yang teroris dan pembunuh anak-anak terhadap kapal Iran Lian Star di Laut Oman, Angkatan Laut IRGC melakukan operasi timbal balik dan menghantam MSC Sariska dengan rudal jelajah," sebut pernyataan IRGC yang dirilis oleh Sepah News.
Akibat hantaman rudal jelajah di dekat perairan Irak tersebut, kapal MSC Sariska mengalami ledakan hebat. Bersamaan dengan peningkatan eskalasi militer ini, tim negosiasi Iran juga telah memutuskan untuk menghentikan seluruh komunikasi diplomatik dan pertukaran teks melalui mediator dengan pihak Amerika Serikat sampai agresi militer di Gaza dan Lebanon dihentikan total.(*)