Terlebih, Spurs tengah berupaya membangun kembali daya saing mereka. Sebab, selama 1 musim performa klub itu anjlok. Hanya mampu memastikan bertahan di Premier League hingga pekan terakhir musim lalu.
Pelatih Tottenham Roberto De Zerbi menyambut antusias kedatangan Robertson. Menurutnya, bek asal Skotlandia itu tidak hanya menawarkan kualitas teknis yang tinggi. Tetapi juga kepemimpinan dan karakter yang dibutuhkan tim dalam proses pembangunan skuad.
BACA JUGA:Barcelona Incar 5 Pemain Tottenham, Manfaatkan Ancaman Degradasi Spurs
BACA JUGA:Cara Unik De Zerbi Bangkitkan Tottenham: Diajak Makan Malam Mewah!
“Robertson adalah pemain yang sudah lama saya kagumi. Ia membawa kualitas teknik, pengalaman, kepemimpinan, dan mentalitas yang luar biasa untuk tim ini,” ujar De Zerbi.
Ia juga menilai Robertson sebagai sosok pemenang. Sosok yang telah membuktikan kemampuannya di level tertinggi selama bertahun-tahun.
Karena itu, ia yakin sang pemain akan memberikan pengaruh besar. Baik di dalam maupun di luar lapangan.
Napoli, Juventus, Atletico Berebut Bek Liverpool Andrew Robertson-@andyrobertson94-Instagram
Pandangan serupa disampaikan direktur olahraga Spurs Johan Lange. Ia menyoroti rekam jejak Robertson yang konsisten. Mampu bersaing memperebutkan gelar. Serta kemampuannya menjadi teladan bagi pemain lain.
BACA JUGA:Tottenham Butuh Keajaiban, Roberto De Zerbi Bisa Jadi Jawaban
BACA JUGA:Roberto De Zerbi Resmi Latih Tottenham: Misi Mustahil Lolos dari Jurang Degradasi!
“Karakter, kualitas, dan kepemimpinannya sudah terlihat sepanjang kariernya. Profesionalisme dan komitmennya akan sangat berharga bagi perkembangan skuad kami,” kata Lange.
Sebelum memulai petualangan barunya di Spurs, Robertson masih memiliki tugas penting bersama tim nasional Skotlandia.
Ia akan memimpin negaranya di Piala Dunia musim panas ini. Itu menjadi penampilan pertama Skotlandia di turnamen tersebut dalam lebih dari satu abad.
Setelah menyelesaikan tugas internasionalnya, Robertson akan langsung dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus membantu Tottenham bangkit dari masa transisi. (*)