OpenAI Luncurkan Lockdown Mode di ChatGPT, Fitur Baru Cegah Kebocoran Data

Kamis 11-06-2026,10:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Salah satu perubahan utama adalah fitur penelusuran web langsung yang dinonaktifkan. Sehingga akses terhadap konten daring menjadi lebih terbatas.

Selain itu, mode Deep Research juga tidak dapat digunakan selama pengamanan aktif. OpenAI juga menonaktifkan Agent Mode.

BACA JUGA:6 Hal yang Tidak Disarankan untuk Ditanyakan kepada Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini

BACA JUGA:Mengenal Macam-Macam AI, Tidak Cuma Gemini atau ChatGPT

Fitur itu selama ini memungkinkan ChatGPT menjalankan tugas lebih kompleks secara otomatis. Lantas, pengguna juga tidak dapat mengunduh file untuk analisis data.

Berbagai konektor eksternal dan integrasi langsung dengan layanan lain turut dibatasi. Fitur agen belanja maupun agen keuangan juga tidak tersedia selama Lockdown Mode berjalan.

Meski beberapa fungsi dibatasi, OpenAI menegaskan sejumlah fitur populer tetap dapat digunakan secara normal.

Fitur memori atau Memory tetap aktif. Sehingga ChatGPT masih dapat menyimpan preferensi pengguna.

BACA JUGA:OpenAI Bantah Tampilkan Iklan di ChatGPT

BACA JUGA:Google Siapkan Fitur Projects untuk Gemini, Mirip dengan ChatGPT

Berbagi percakapan, pembuatan gambar, pengaturan preferensi peningkatan model, unggah file manual, hingga akses jaringan Codex juga tetap tersedia.

Dengan demikian, pengguna masih dapat memanfaatkan ChatGPT untuk berbagai aktivitas. Tanpa kehilangan seluruh kemampuan utama layanan.


Lockdown Mode tersedia untuk hampir seluruh jenis akun ChatGPT.-Airamdphoto-Pexels

Untuk mengaktifkan Lockdown Mode, pengguna cukup membuka aplikasi ChatGPT lalu masuk ke menu Settings.

Selanjutnya pilih Security, masuk ke Advanced Security, lalu aktifkan opsi Lockdown Mode. Namun ada satu catatan penting.

BACA JUGA:ChatGPT Bersiap Terintegrasi dengan Apple Health, Bocoran Fitur Ungkap Koneksi AI dengan Apple Health

Kategori :