HARIAN DISWAY - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai kehadiran Cristiano Ronaldo justru mulai menjadi masalah bagi Portugal setelah hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Portugal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui Joao Neves, namun gagal mempertahankan keunggulan setelah Yoane Wissa mencetak gol penyama kedudukan.
Hasil tersebut memunculkan perdebatan mengenai peran Ronaldo yang kini telah berusia 41 tahun.
Scholes mengungkapkan bahwa ia pernah menanyakan langsung kepada pelatih Portugal, Roberto Martinez, apakah Ronaldo menjadi masalah bagi timnya.
Menurut mantan gelandang Manchester United itu, usia Ronaldo membuatnya sulit memberikan kontribusi maksimal selama 90 menit penuh.
"Saya merasa dia sedikit menjadi masalah. Pada usia 41 tahun, menurut saya hanya ada satu posisi yang masih memungkinkan untuk terus bermain sejak awal, yaitu penjaga gawang," kata Scholes dari The Good, The Bad & The Football podcast.
BACA JUGA:Thierry Henry Tuding Ronaldo Egois Saat Portugal Ditahan Imbang RD Kongo
BACA JUGA:Portugal Ditahan RD Kongo, Cristiano Ronaldo Langsung Pasang Badan
Tampil melempem saat Portugal ditahan imbang Kongo 1-1, performa Cristiano Ronaldo di usia 41 tahun pada Piala Dunia 2026 mulai dipertanyakan.--@ActuFoot-X
Ia juga menilai Portugal kesulitan memainkan sepak bola dengan intensitas tinggi ketika Ronaldo menjadi ujung tombak. Meski masih memiliki kemampuan mencetak gol, Scholes merasa mobilitas sang megabintang tidak lagi seperti dulu.
"Dia masih bisa mencetak gol ketika tim mendominasi penguasaan bola. Namun dalam pertandingan yang membutuhkan transisi cepat, pergerakannya di usia 41 tahun menjadi kendala. Bagi saya, mungkin dia lebih cocok dimainkan dalam 15 menit terakhir pertandingan," tambahnya.
BACA JUGA:Ronaldo Melempem di Piala Dunia 2026, Portugal Harus Ambil Resiko?
BACA JUGA:Messi Cetak Hattrick, Ronaldo Nazario: Jangan Lagi Debat Soal GOAT
Scholes Yakin Ronaldo Kesal Lihat Messi dan Mbappe Bersinar
Scholes juga meyakini Ronaldo merasa frustrasi setelah melihat para rivalnya langsung tampil gemilang pada laga pembuka turnamen.
Saat Portugal ditahan Kongo dan Ronaldo gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, Lionel Messi sukses mencetak hattrick untuk Argentina, sementara Kylian Mbappe mengemas dua gol untuk Prancis.