Marc Marquez Finis Ketujuh di GP Belanda 2026: Yang Penting Selamat!

Senin 29-06-2026,09:02 WIB
Reporter : Retna Christa
Editor : Retna Christa

Para steward memberikan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio karena memotong tikungan. Ia keluar dari penalty tepat di belakang Marquez. Dan malah finis di posisi keempat.


Marc Marquez finis ketujuh di MotoGP Belanda 2026, yang penting selamat. Foto: Marc Marquez ditabrak Fabio di Giannantonio di Sirkuit Assen, 28 Juni 2026. -Gold and Goose-

"Yah, pada akhirnya itu adalah insiden balapan," kata Marc Marquez, menanggapi insiden itu dengan santai. "Karena, seperti yang dikatakan oleh pengawas balapan, itu adalah insiden balapan," lanjutnya.

"DiGiannantonio dihukum, tetapi bukan karena kontak, karena dia memotong tikungan," paparnya. "Seenggaknya, pada 2015, aku enggak motong tikungan," jelas pembalap 33 tahun itu, lantas tertawa.

BACA JUGA:Hingga 2028 di Ducati, Marc Marquez Ungkap Rencana Pensiun dari MotoGP

BACA JUGA:Bursa Transfer MotoGP: Pecco Bagnaia ke Aprilia, Pedro Acosta Tandem Marc Marquez

Saat ini, klasemen kejuaraan sedikit berubah. Rider Aprilia Jorge Martin yang finis ketiga di Assen mengambil alih puncak klasemen dari tangan rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

Ngomong-ngomong, Marco Bezzecchi sendiri sangat tidak beruntung di MotoGP Belanda 2026. Ia terjatuh di lap kedua, ketika sedang mengejar Marc Marquez.

So, kini Martin memimpin klasemen dengan 193 poin, unggul 7 poin atas Bezzecchi. Di Giannantonio tetap di posisi ketiga dengan 177 poin.


AI Ogura tampil impresif di MotoGP Assen 2026 sejak awal start-Motogp-

Ai Ogura, yang di Belanda membuat kejutan dengan menjadi juara seri, menyalip Marc Marquez di posisi keempat. Ia mendulang 168 poin. Sedangkan Marquez baru 153 poin.

BACA JUGA:Klausul Rahasia Kontrak Baru Marc Marquez: Ducati 'Haramkan' Kembali ke Honda!

BACA JUGA:Bagnaia Depak dari Ducati, Pedro Acosta Resmi Jadi Tandem Marc Marquez!

Namun, jika ditotal, selisih Marc Marquez dengan Jorge Martin hanya 40 poin. Lagi-lagi, Marquez menyikapinya dengan santai. Dengan situasi bahu masih dalam fase pemulihan, ia benar-benar tidak mau ngotot musim ini.

"Maksudku, aku merasa bukan yang terkuat, dan bukan yang tercepat. Tapi enggak ada yang tidak ingin menjadi yang tercepat," jelasnya. "Jadi saat ini, ada lima nama di klasemen yang bersaing di setiap balapan," tutupnya, lantas tersenyum. (*)

Kategori :