Nilai TKA Matematika 40, Mengapa Negeri Ini Tidak Gempar?

Selasa 30-06-2026,07:33 WIB
Oleh: Yusuf Mansur*

BAYANGKAN jika tingkat kepuasan publik terhadap presiden hanya 40 dari 100? Kehebohan apa yang akan terjadi di seluruh negeri? 

Atau jika rata-rata nilai ujian calon pilot hanya 40 dari 100? Tidak ada yang akan berani naik pesawat. 

Bayangkan juga jika rata-rata nilai calon dokter hanya 40? Publik pasti menuntut evaluasi total.

Lalu, mengapa ketika rata-rata tes kemampuan akademik (TKA) matematika anak kelas VI, IX, dan XII berada di kisaran 40? Negeri ini justru nyaris tidak bereaksi?

Tidak ada sidang khusus. Tidak ada rapat darurat. Tidak ada perdebatan panjang di DPR. Tidak ada liputan media yang berlangsung berminggu-minggu.

BACA JUGA:40 Contoh Soal TKA Matematika SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban, Cocok untuk Latihan!

BACA JUGA:TKA Mulai Diterapkan untuk SD dan SMP pada 2026, Ini Alasan Fokus Matematika dan Bahasa Indonesia!

Padahal, yang sedang dipertaruhkan bukan sekadar nilai ujian, melainkan juga kemampuan berpikir logis dan bernalar jutaan anak Indonesia.

Kita telah mengalokasikan lebih dari 20 persen APBN untuk pendidikan. 

Jumlahnya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun. 

Angka yang luar biasa besar.

Namun, hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan matematika siswa Indonesia masih menjadi persoalan serius.

Ironisnya, perhatian publik lebih sering tersedot pada pergantian kurikulum, polemik seragam, atau perdebatan administratif.

BACA JUGA:Nilai Rata-rata Matematika Siswa di Jatim Jeblok, Ini Kata Dewan Pendidikan

 BACA JUGA:Anak TK Akan Dapat Pelajaran Matematika, Mendikdasmen: Bentuknya Permainan Interaktif

Kategori :