HARIAN DISWAY - Casing transparan memang menarik. Bening, mengilap, dan membuat tampilan ponsel terlihat elegan.
Namun baru beberapa bulan digunakan, casing transparan mulai berubah menjadi kuning. Tak sedikit orang menganggap penyebabnya adalah debu atau kotoran.
Sehingga cukup dibersihkan saja agar casing kembali jernih. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Anda sudah tahu, warna kuning pada casing bening justru lebih banyak disebabkan oleh perubahan pada materialnya. Bukan karena jarang dibersihkan.
BACA JUGA:Laba Samsung Melonjak Berkat Permintaan AI, Namun Harga Saham Justru Melemah
BACA JUGA:Mantan Desainer Apple Rancang Amble One, Kendaraan Listrik Tanpa Pintu untuk Perjalanan Jarak Dekat
Sebagian besar casing transparan dibuat dari Thermoplastic Polyurethane (TPU). Yaitu material yang fleksibel, elastis, tahan benturan, dan relatif murah diproduksi.
Namun, TPU juga memiliki kelemahan. Bahan itu lebih mudah mengalami perubahan warna. Tak seperti beberapa material lain.
Menurut ZAGG dan ESR, dua produsen aksesori smartphone, warna kuning pada casing bukan sekadar noda di permukaan. Melainkan tanda bahwa material mulai mengalami degradasi.
TPU sebenarnya memiliki semburat warna kekuningan alami. Saat diproduksi, material tersebut diberi pigmen agar tampak bening.
BACA JUGA:WhatsApp Siapkan Fitur Username, Pengguna Bisa Chat Tanpa Membagikan Nomor Telepon
Seiring waktu, pigmen memudar. Struktur material berubah akibat paparan lingkungan. Sehingga warna kekuningan mulai terlihat.
Perbandingan casing HP bening yang telah menguning (kiri) dengan casing baru yang masih jernih (kanan). --Pinterest