Peluang terbaik Swiss di babak pertama datang ketika Djibril Sow menerima bola di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, namun Emiliano Martinez masih mampu mengamankannya dengan mudah.
Argentina juga hampir menambah keunggulan lewat aksi Messi. Sang kapten merebut bola di area lawan, menggiring bola khasnya dari sisi kanan, lalu mencari ruang tembak.
Akan tetapi, Xhaka melakukan tekel bersih yang menggagalkan ancaman tersebut. Hingga turun minum, Argentina mampu mempertahankan keunggulan 1-0 berkat organisasi pertahanan yang rapi dan gol cepat Mac Allister.
BACA JUGA:Rating Pemain Argentina yang Kalahkan Cabo Verde 3-2, Lionel Messi MVP!
BACA JUGA:Argentina vs Cabo Verde 3-2, Lionel Messi dkk Dibikin Capek Sampai Extra Time
Pada babak kedua, Swiss tampil jauh lebih agresif. Mereka berani menekan dan mengirim lebih banyak pemain ke depan. Tekanan Swiss semakin terasa. Dan itu berbuah gol pada menit ke-67.
Gol Dan Ndoye samakan kedudukan Swiss lawan Argentina dalam laga babak 8 besar Piala Dunia 2026, Minggu 12 Juli 2026.-Jay Biggerstaff-Reuters
Diawali dari kerja sama satu-dua Ricardo Rodriguez dengan Dan Ndoye di tepi kotak penalti. Ndoye menusuk ke dekat garis gawang dan melepaskan tembakan kaki kanan dari sudut sempit.
Bola melewati kiper Argentina Emi Martinez sebelum bersarang di tiang jauh. Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum beralih ke kubu Swiss.
Namun situasi berubah drastis pada menit ke-72. Awalnya wasit memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina Leandro Paredes karena dianggap melanggar Breel Embolo.
BACA JUGA:Scaloni Keluhkan Jadwal Padat Piala Dunia, Argentina Cuma Bisa Istirahat 3 Hari
BACA JUGA:Argentina vs Cabo Verde 3-2, Lionel Messi dkk Dibikin Capek Sampai Extra Time
Setelah meninjau VAR, wasit menemukan bahwa Embolo diving. Ia membatalkan kartu Paredes, dan memberikannya kepada Embolo. Malang. Embolo sudah menerima kartu kuning di babak pertama. Ia pun harus meninggalkan lapangan.
Swiss resmi bermain dengan 10 orang sejak saat itu. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, pelatih Argentina Lionel Scaloni memasukkan Lautaro Martinez dan Nicolas Gonzalez untuk menambah daya gedor.
Diving Breel Embolo (tengah) yang menyebabkan dirinya diusir dari lapangan dalam laga Argentina vs Swiss, babak 8 besar Piala Dunia 2026, Minggu 12 Juli 2026.-Ashley Landis-AP
Namun, meski Tim Tango (sebutan lain Argentina) berusaha sekuat tenaga untuk menambah gol, skor 1-1 bertahan hingga 90 menit. Pertandingan pun dilanjutkan ke extra time.