Sebelumnya, Elfath bertugas saat Norwegia mengalahkan Brasil di babak 16 besar. Ia juga menjadi wasit dalam pertandingan Spanyol melawan Uruguay yang diwarnai kartu merah untuk Agustin Cannobio akibat tekel keras terhadap Pau Cubarsi.
Dalam pertandingan tersebut, keputusan Elfath sempat menuai perdebatan karena ia membiarkan permainan berlanjut sebelum akhirnya mengeluarkan kartu merah, yang memicu protes dari kubu Spanyol.
Pada laga semifinal nanti, Elfath akan dibantu dua asisten senegaranya, Corey Parker dan Kyle Atkins. Sementara wasit Italia Maurizio Mariani ditunjuk sebagai ofisial keempat.
BACA JUGA:Tuchel Kritik Timnas Inggris, Jude Bellingham Enggak Terima
BACA JUGA:Rating Pemain Argentina yang Singkirkan Swiss, Julian Alvarez Pecah Telur!
Rekam Jejak Bersama Messi dan Jawaban FIFA atas Kritik
Kantongi rekor manis tiap pimpin laga Messi, penunjukan Elfath dibela Pierluigi Collina demi tepis rumor miring soal Argentina.--AFP
Penunjukan Elfath memunculkan sorotan karena statistiknya bersama Lionel Messi. Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023, Messi selalu meraih kemenangan dalam empat pertandingan yang dipimpin Elfath. Total, ia mencetak lima gol pada laga-laga tersebut.
Selain itu, Elfath pernah bertugas sebagai ofisial keempat pada final Piala Dunia 2022 ketika Argentina mengalahkan Prancis untuk merebut gelar juara dunia.
Sepanjang musim MLS 2026, Elfath dikenal sebagai wasit yang cukup tegas. Dalam 10 pertandingan, ia telah mengeluarkan 41 kartu kuning, tiga kartu merah, serta menghadiahkan tiga penalti.
Di Piala Dunia 2026 sendiri, ia sudah mengeluarkan delapan kartu kuning dan satu kartu merah dalam tiga laga. Di sisi lain, perjalanan Argentina menuju semifinal sempat diwarnai tudingan bahwa FIFA terlalu berpihak kepada sang juara bertahan.
BACA JUGA:Argentina vs Mesir 3-2: Messi Cs Lolos dari Lubang Jarum
BACA JUGA:Scaloni Keluhkan Jadwal Padat Piala Dunia, Argentina Cuma Bisa Istirahat 3 Hari
Menanggapi isu tersebut, Kepala Perwasitan FIFA Pierluigi Collina menegaskan bahwa integritas perangkat pertandingan tidak dapat dipertanyakan.
"Diskusi yang membangun mengenai keputusan wasit selalu menjadi bagian dari sepak bola. Namun tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga ini," kata Collina, dikutip dari Sports Illustrated.
Ia menegaskan bahwa seluruh wasit bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak mana pun. "Tidak seorang pun dapat mempertanyakan integritas wasit Piala Dunia FIFA," katanya.
"Tidak ada yang bisa memengaruhi perwasitan FIFA, bahkan Presiden FIFA sekalipun. Para wasit mengambil keputusan dengan jujur dan selalu berusaha memberikan yang terbaik, sama seperti para pemain dan pelatih," pungkas wasit legendaris Serie A itu. (*)