HARIAN DISWAY - Iron Maiden menjalin kemitraan strategis dengan Pophouse Entertainment. Melalui penjualan sebagian hak musik, nama, citra, serta karakter ikonik Eddie. Demi mendukung berbagai proyek kreatif baru.
Pophouse Entertainment merupakan perusahaan investasi. Didirikan bersama personel ABBA Björn Ulvaeus.
Dilansir Billboard, Pophouse mengakuisisi 50 persen kepemilikan atas aset yang mencakup hak penerbitan musik, master rekaman, serta hak nama, citra, dan kemiripan atau name, image and likeness (NIL) milik Iron Maiden.
Nilai transaksi tersebut tidak diumumkan kepada publik. Kesepakatan juga mencakup hak atas Eddie, maskot legendaris Iron Maiden. Eddie telah menjadi identitas visual band selama puluhan tahun.
BACA JUGA:Paul Mario Day, Vokalis Pertama Iron Maiden, Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun
BACA JUGA:Album ReLoad Metallica Kembali ke Tangga Billboard, Edisi Remaster Langsung Rajai Hard Rock
Sebagai perbandingan, Pophouse sebelumnya dikabarkan mengeluarkan biaya sebesar lebih dari 300 juta dolar AS.
Iron Maiden, band heavy metal legendaris asal Inggris. Vokalisnya Bruce Dickinson juga berprofesi sebagai pilot.-@ironmaiden-Instagram
Perusahaan itu membuat kesepakatan serupa bersama Kiss. Namun, persentase kepemilikan dalam transaksi tersebut tidak pernah dipublikasikan.
Kerja sama antara Iron Maiden dan Pophouse telah dipersiapkan selama lebih dari satu tahun. Proses pengembangannya dilakukan bersama salah satu manajer Iron Maiden Andy Taylor.
Melalui kemitraan tersebut, Iron Maiden berencana menghadirkan berbagai proyek kreatif baru bagi para penggemar.
BACA JUGA:4 Insiden yang Membuat Anggota Band Rock Ternama Memutuskan Mundur
BACA JUGA:Royovy: Roy Jeconiah dan Ovy /rif usung Ballads Rock
Proyek tersebut juga ditujukan untuk memperkenalkan katalog musik band. Ditujukan pada generasi pendengar yang lebih luas.
Iron Maiden dibentuk di London pada 1975. Selama lima dekade, band tersebut berkembang pesat. Menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam sejarah musik heavy metal.