Statistik tersebut tidak buruk secara keseluruhan. Namun, kontribusinya di ajang Premier League dinilai belum memenuhi ekspektasi.
Persaingan di lini depan Chelsea juga semakin ketat setelah kedatangan sejumlah pemain baru, termasuk Morgan Rogers dan winger Sporting CP, Geovany Quenda.
Situasi itu membuat manajemen klub memilih merampingkan komposisi skuad dan membuka peluang bagi Garnacho untuk hengkang.
BACA JUGA:Cardiff vs Chelsea 1-3, Brace Garnacho Antar The Blues ke Semifinal Carabao Cup
BACA JUGA:Chelsea Dapatkan Alejandro Garnacho dari Man United dengan Harga Rp800 Miliar
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Garnacho lebih dulu meninggalkan Manchester United setelah hubungannya dengan pelatih Ruben Amorim memburuk.
Chelsea siap menjual Alejandro Garnacho setelah semusim mengecewakan, memicu minat dari sejumlah klub raksasa Serie A seperti Napoli dan Juventus.--Getty Images
Ketegangan muncul usai pemain muda tersebut kecewa karena hanya menjadi pemain cadangan pada final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur. Ia meluapkan kekecewaannya melalui media sosial, yang semakin memperkeruh situasi di Old Trafford.
Nah, apabila transfer ke Aston Villa ke terealisasi, Alejandro Garnacho akan menjadi salah satu rekrutan utama Aston Villa pada musim panas ini.
Sebelumnya, klub asal Birmingham tersebut telah mendatangkan Johan Manzambi, Joao Gomes, dan Modou Kaba Cisse sebagai bagian dari proyek pembangunan skuad di bawah arahan Unai Emery.
Kepindahan ke Villa Park diyakini dapat menjadi kesempatan baru bagi Garnacho untuk menghidupkan kembali kariernya. Jauh dari tekanan besar yang mengiringinya di Chelsea, sang winger diharapkan mampu menemukan kembali performa terbaiknya.(*)