HARIAN DISWAY - Jurgen Klopp memulai babak baru dalam karier kepelatihannya. Ia resmi menjabat sebagai pelatih kepala timnas Jerman, menggantikan Julian Nagelsmann.
Mantan manajer Liverpool itu datang dengan target yang lebih dari sekadar memperbaiki prestasi. Ia ingin mengembalikan kedekatan antara Die Mannschaft (sebutan timnas) dan para pendukung yang dalam beberapa tahun terakhir terus memudar.
"Aku ingin menciptakan situasi ketika para suporter pulang dari stadion dan berkata, 'Pertandingan tadi luar biasa'," ungkap Klopp, dalam konferensi pers perdananya sebagai bundestrainer, seperti dikutip dari The Guardian.
"Aku ingin orang-orang merasa 90 menit mereka benar-benar terbayar saat menonton Jerman bermain," lanjutnya. Itu tidak mudah. Jerman mengalami periode sulit setelah gagal berbicara banyak di Piala Dunia 2026.
BACA JUGA:Jurgen Klopp Resmi Nakhodai Timnas Jerman hingga 2030
BACA JUGA:Nagelsmann Mundur, Jurgen Klopp Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Timnas Jerman
Langkah mereka terhenti di babak 32 besar usai dikalahkan Paraguay, memperpanjang catatan buruk karena belum pernah lagi mencapai babak 16 besar sejak menjadi juara dunia pada 2014.
Klopp menegaskan bahwa ia ingin membangun tim yang mampu membuat publik kembali bangga menyaksikan Jerman bermain. Menurutnya, timnas punya kekuatan untuk menyatukan masyarakat jika permainannya menarik dan dapat diandalkan.
Resmi tangani Timnas Jerman hingga 2030, Jurgen Klopp siap jalani debut lawan Belanda September nanti.--@DFB_Team-Instagram
Pengalaman selama hampir satu dekade di Liverpool membuat Jurgen Klopp yakin sepak bola dapat memberikan dampak besar bagi sebuah komunitas.
"Aku pernah merasakan bagaimana sepak bola bisa mengubah sebuah kota. Aku percaya dampaknya bahkan bisa lebih luas. Idealnya, sepak bola juga bisa mengubah sebuah negara," tambah pelatih berusia 59 tahun tersebut.
Kontrak Klopp bersama timnas Jerman berlaku hingga berakhirnya Piala Dunia 2030. Penunjukan itu sekaligus menandai kembalinya ia ke dunia kepelatihan. Setelah dua tahun menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull.
BACA JUGA:Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman: Ini Akhir yang Pahit!
BACA JUGA:Jerman vs Paraguay Jadi Kontroversi, Klopp: Gol Jonathan Tah Harusnya Sah
Klopp Beri Peringatan kepada Media
Selain membahas target, Jurgen Klopp menyampaikan pesan tegas kepada media Jerman. Ia mengaku memahami besarnya tekanan pelatih timnas. Tapi menegaskan ada satu batas yang tidak boleh dilanggar, yakni privasi keluarganya.