Keberhasilan Sunderland finis di peringkat ketujuh Premier League menjadi salah satu kejutan terbesar musim lalu. Hasil yang lumayan mengejutkan (dan memuaskan), mengingat status mereka sebagai tim promosi.
Sunderland mengumpulkan 54 poin, catatan terbaik bagi klub promosi sejak Leeds meraih 59 poin pada musim 2020-21. Posisi ketujuh juga menjadi pencapaian terbaik tim promosi sejak Wolverhampton Wanderers menorehkannya pada musim 2018-19.
Posisi tersebut juga berarti mengantar mereka tembus ke kompetisi Europa League musim depan. Dalam situasi seperti itu, apakah Sunderland akan melakukan upgrade skuad?
BACA JUGA:Sunderland vs Tottenham 1-0, Debut De Zerbi Tak Mampu Selamatkan Spurs
BACA JUGA:Sunderland vs Arsenal 2-2, Rekor Sempurna The Gunners Kandas!
Well, pada musim panas sebelumnya, tim yang berbasis di Millenium Way, Monkwearmouth itu mendatangkan hingga 14 pemain baru untuk membangun skuad. Tapi kali ini, Regis Le Bris memastikan pendekatan klub kali ini akan jauh lebih tenang.
Ia mengatakan manajemen tetap aktif mencari tambahan pemain. Tapi mereka akan bekerja tanpa banyak sorotan.
Atas permintaan pelatih Xabi Alonso, Chelsea siapkan dana Rp600 miliar demi rekrut gelandang senior sekaligus kapten Sunderland, Granit Xhaka.--Getty Images
"Bursa transfer kali ini akan berjalan lebih tenang. Kami bekerja keras di balik layar dan itu penting karena jika terlalu banyak informasi yang keluar, situasinya bisa menjadi rumit," papar Le Bris.
BACA JUGA:Juventus Pertimbangkan Rekrut Granit Xhaka di Bursa Transfer Januari, Harga Diprediksi Melonjak
BACA JUGA:Granit Xhaka Jadi Kunci Kemenangan Swiss Atas Italia, Lebih Moncer Setelah Tinggalkan Arsenal
Pelatih asal Prancis itu menegaskan Sunderland tidak lagi membutuhkan perubahan besar. Menurutnya, fondasi tim saat ini sudah jauh lebih kuat. Sehingga aktivitas transfer akan lebih difokuskan pada kebutuhan tertentu, bukan perombakan besar-besaran.
"Musim lalu kami harus mendatangkan 14 pemain baru. Tahun ini situasinya berbeda. Kami akan melihat apa yang terjadi, tetapi pendekatannya jelas tidak akan sama," tambahnya.
Dengan kepastian bertahannya Granit Xhaka, Sunderland berhasil mempertahankan salah satu pemain paling berpengaruh di dalam skuad.
Kehadiran sang kapten diharapkan menjadi modal penting bagi The Black Cats untuk menghadapi tantangan di Premier League sekaligus Liga Europa pada musim mendatang. (*)