HARIAN DISWAY - Masa depan Savinho di Manchester City mulai menemui titik terang. Winger asal Brasil itu dikabarkan telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas 2026/2027.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Savinho berharap bisa bergabung dengan Tottenham Hotspur yang saat ini dilatih Roberto De Zerbi.
Pelatih asal Italia tersebut menjadikan Savinho sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini serang Spurs musim depan.
Tottenham sebenarnya sudah mencoba merekrut Savinho sejak musim panas tahun lalu. Namun, Man City ketika itu menolak melepas sang pemain. Mereka bahkan memperpanjang kontraknya hingga 2031 pada Oktober 2025.
BACA JUGA:Resmi! Josko Gvardiol Perpanjang Kontrak di Man City hingga 2031
BACA JUGA:Sah! Man City Perpanjang Kontrak Abdukodir Khusanov hingga 2031
Kini situasinya berubah. Savinho merasa peluangnya bermain secara reguler semakin menipis. Situasi tersebut membuka kemungkinan sang pemain untuk hengkang dari Man City.
Pada musim debutnya bersama Man City, Savinho masih menjadi pilihan penting dengan mencatatkan tiga gol dalam 48 penampilan di semua kompetisi.
Namun, musim lalu menit bermainnya menurun drastis. Ia hanya tampil dalam 36 pertandingan dan lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Persaingan ketat di lini depan menjadi alasan utama berkurangnya kesempatan bermain Savinho.
Di sektor sayap, Man City memiliki Jeremy Doku dan Phil Foden yang lebih sering dipercaya sebagai starter. Kehadiran Antoine Semenyo serta Rayan Cherki juga membuat persaingan semakin sengit.
BACA JUGA:Enzo Maresca Ingin Pertahankan Jack Grealish, Nasibnya di Man City Belum Pasti
BACA JUGA:Resmi Gabung Man City, Elliot Anderson Ingin Ikuti Jejak Kevin De Bruyne
Selebrasi Savinho usai gandakan keunggulan bagi Man City atas Brentford dalam laga perempat final Carabao Cup 2025, Kamis 18 Desember 2025-Ryan Browne-Shutterstock
Situasi tersebut diperkirakan akan semakin sulit setelah Man City mendatangkan talenta muda Leicester City, Jeremy Monga.
Man City melihat pemain muda asal Inggris tersebut sebagai investasi jangka panjang. Kondisi itu membuat peluang Savinho untuk menembus tim utama diperkirakan semakin sulit.