Ia dimanipulasi Jackal untuk memburu Peter Parker. Namun setelah kesalahpahaman itu terungkap, keduanya beberapa kali bekerja sama menghadapi musuh yang sama.
BACA JUGA:Tom Holland Gegar Otak Ringan, Syuting Spider-Man: Brand New Day Stop Dulu
BACA JUGA:Hulk is Back! Spider-Man: Brand New Day Siap Guncang MCU Tahun Depan
Sejak saat itu, hubungan mereka berkembang menjadi "frenemies", bukan benar-benar teman, tetapi juga bukan musuh. Mereka saling menghormati meski memiliki cara yang sangat berbeda dalam menegakkan keadilan.
Dinamika itulah yang kini diangkat kembali dalam Spider-Man: Brand New Day. Alih-alih menjadi mentor seperti Tony Stark atau Bruce Banner, Frank Castle memiliki peran lain.
Ia hadir sebagai cerminan masa depan yang tidak ingin dialami Peter Parker, sebuah peringatan tentang apa yang bisa terjadi ketika rasa kehilangan berubah menjadi dendam yang tak lagi mengenal batas. (*)
*) Mahasiswa magang dari prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya.