Mahasiswa berprestasi pada masa kini tidak lagi diukur semata-mata dari indeks prestasi kumulatif (IPK), tetapi juga dari rekam jejak kepemimpinan, karya ilmiah, inovasi, prestasi kompetisi, pengalaman organisasi, kemampuan berkolaborasi, literasi digital, dan kontribusi kepada masyarakat.
Prestasi merupakan akumulasi dari kebiasaan belajar yang konsisten, disiplin, kemampuan mengelola waktu, dan kemauan untuk terus berkembang.
Pada akhirnya, PKKMB adalah titik awal perjalanan intelektual mahasiswa. Momentum itu harus dimanfaatkan untuk membangun motivasi, karakter, dan orientasi belajar yang benar.
Mahasiswa yang memiliki growth mindset, motivasi intrinsik, kemampuan adaptasi, literasi digital, dan komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat akan lebih siap menghadapi perubahan yang makin cepat. (*)
*) Surokim As. adalah wakil rektor III (Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni) Universitas Trunodjoyo Madura.