HARIAN DISWAY - Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA semakin berada di bawah tekanan setelah sejumlah negara Eropa berencana menarik surat dukungan terhadap pencalonannya kembali dalam pemilihan presiden FIFA 2027.
Krisis ini terjadi setelah rencana kontroversial Infantino untuk menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta gagal terealisasi akibat penolakan besar dari berbagai pihak.
UEFA bahkan sempat mengancam akan memboikot kompetisi FIFA apabila proyek tersebut tetap dilanjutkan.
Menurut laporan terbaru dari The Guardian, sejumlah asosiasi sepak bola nasional di Eropa tengah membahas langkah resmi untuk mencabut dukungan mereka terhadap Infantino.
Jika dilakukan, keputusan tersebut dapat menjadi bentuk mosi tidak percaya sekaligus meningkatkan tekanan agar pria asal Swiss itu mundur dari jabatannya.
BACA JUGA:Jabatan Gianni Infantino di FIFA Mulai Goyah, Efek Ancaman Boikot UEFA
BACA JUGA:FIFA Batalkan Rencana Jual Hak Komersial Piala Dunia, Posisi Gianni Infantino Terancam
UEFA hilang kepercayaan pada Infantino usai rencana komersialisasi Piala Dunia dibatalkan akibat ancaman boikot.-Aurelien Meunier-Getty Images
Sebelumnya, hampir seluruh anggota UEFA telah memberikan surat dukungan terhadap pencalonan Infantino untuk periode keempat.
Dari 55 anggota UEFA, hanya Jerman, Rumania, dan Norwegia yang tidak memberikan dukungan sebelum krisis terkait proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) mencuat.
Pencabutan dukungan tersebut dapat dilakukan secara bersamaan atau secara bertahap oleh masing-masing negara. Setiap asosiasi yang ingin menarik kembali surat dukungannya harus memberi pemberitahuan resmi kepada FIFA.
Situasi ini menunjukkan perubahan besar dalam peta politik sepak bola dunia. Sebelumnya, kemenangan Infantino pada pemilihan presiden FIFA 2027 dianggap hampir pasti karena lebih dari 200 dari 211 anggota FIFA disebut telah memberikan surat dukungan.
Namun, gelombang penolakan terhadap kepemimpinannya membuat sejumlah pihak mulai mengubah sikap.
BACA JUGA:Diancam Boikot UEFA, FIFA Ngotot Jual Saham Piala Dunia
BACA JUGA:FIFA Kaji Dugaan Pelanggaran Argentina, dari Spanduk Falkland hingga Kericuhan Final