Situasi tersebut membuat Bernardo tidak harus selalu dimainkan sebagai gelandang tengah. Kemampuannya berpindah posisi dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pertandingan.
BACA JUGA:Efek Jose Mourinho di Real Madrid: Brahim Diaz Ungkap Aturan Keras sang Pelatih
BACA JUGA:Negosiasi Rodri ke Real Madrid Terhambat, Barcelona Siap Tikung
Meski telah berusia 31 tahun, kualitas Bernardo masih berada di level tinggi. Pada musim lalu bersama Man City, ia mencatatkan 53 penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan tiga gol dan lima assist.
Kontribusinya juga tidak hanya bergantung pada statistik. Bernardo dikenal sebagai gelandang serbaguna yang mampu bermain sebagai gelandang tengah, gelandang serang, sayap kanan, hingga deep-lying playmaker.
Kemampuan menjaga penguasaan bola, mengatur tempo, serta membaca ruang membuatnya tetap menjadi aset penting bagi Real Madrid.
Kini, tantangan pertama Bernardo adalah mengembalikan kondisi fisiknya agar dapat menjalankan peran tersebut secara maksimal.
BACA JUGA:Endrick Tolak AS Roma Demi Rebut Hati Jose Mourinho di Real Madrid
BACA JUGA:Barcelona Coba Tikung Real Madrid dalam Perburuan Rodri, Man City Siaga
Aksi Bernardo Silva (tengah) dalam laga Burnley vs Man City, lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-34, Kamis 23 April 2026--Getty Images
Dengan laga pembuka La Liga menghadapi Espanyol pada 21 Agustus mendatang, Bernardo masih memiliki waktu untuk meningkatkan kebugarannya.
Debutnya memang sudah terwujud, tetapi Mourinho jelas menginginkan sang pemain datang ke musim kompetitif dalam kondisi yang jauh lebih siap. (*)