Namun, musim pertamanya bersama Juventus tidak berjalan sesuai harapan. Dari total 46 pertandingan di semua kompetisi, David hanya mampu mencetak delapan gol dan menyumbang lima assist.
Menurunnya produktivitas tersebut juga dipengaruhi oleh terbatasnya kesempatan bermain sebagai starter.
BACA JUGA:Juventus Hanya Mau Jual Permanen Fabio Miretti, Lazio Inginkan Skema Pinjaman
BACA JUGA:Juventus Bidik Unai Simon, Kiper Juara Dunia Jadi Target Utama dari Bilbao
Selebrasi Jonathan David usai cetak gol pembuka kemenangan Juventus melawan Napoli, 26 Januari 2026.-Valerio Pennicino-Getty Images
Sepanjang musim lalu, Jonathan David hanya tampil sebagai starter dalam 27 pertandingan. Setelah Dusan Vlahovic pulih dari cedera, posisinya di lini depan Juventus semakin sulit.
Bagi Aston Villa, kehadiran David berpotensi menambah kedalaman lini serang. Sekaligus memberikan alternatif bagi pelatih.
Apalagi dalam menghadapi jadwal padat kompetisi domestik dan Eropa. Sementara bagi Juventus, kesepakatan tersebut dapat menjadi langkah untuk merampingkan skuad.
Sekaligus membuka ruang bagi perombakan tim menjelang musim baru. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub mengenai proses negosiasi.
BACA JUGA:Juventus Tumbang 1-2 dari Inter, Spalleti Puji Alajbegovic dan Kolo Muani
BACA JUGA:Kalahkan Juventus 2-1, Chivu Sebut Inter Milan Belum Siap Pertahankan Scudetto
Namun, apabila kesepakatan tercapai, setelah beberapa musim berkiprah di Belgia, Prancis, dan Italia, Jonathan David berpeluang melanjutkan kariernya di Premier League. (*)