Bagi seseorang yang baru membeli kamera interchangeable-lens, mirrorless menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Namun, pertimbangannya berbeda bagi fotografer yang sudah memiliki DSLR.
Pemilik kamera DSLR mungkin telah menginvestasikan banyak uang untuk lensa Canon EF atau Nikon F, aksesori, serta bodi kamera yang masih mampu memenuhi kebutuhan mereka.
Berpindah sistem dalam kondisi tersebut justru dapat menjadi pengeluaran besar. Keluar uang untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya belum ada.
Penggunaan adaptor juga dapat menjadi pilihan. Itu dapat membantu transisi ke sistem mirrorless di kemudian hari.
BACA JUGA:Cuaca Lembap, Begini Cara Merawat Lensa Kamera Pocket agar Tetap Awet
BACA JUGA:Wajib Punya! 5 Kamera Pocket Waterproof Terbaik 2026 untuk Dokumentasi saat Cuaca Ekstrem
Meski demikian, tren profesional menunjukkan pergeseran ke mirrorless. Survei Shotkit dilansir Endgadget terhadap 1.000 fotografer menemukan 63 persen responden profesional menggunakan kamera mirrorless.
Namun, survei tersebut bukan sampel yang mewakili seluruh fotografer profesional. Responden berasal dari audiens dan kelompok fotografi yang berada dalam ekosistem Shotkit.
Arah perkembangan produk Canon dan Nikon juga menunjukkan perubahan pasar. Nikon pernah membantah laporan pada 2022. Yang menyebut pengembangan DSLR telah dihentikan.
Perusahaan menyebutnya sebagai spekulasi. Namun, Nikon tidak lagi merilis DSLR baru sejak 2020. Kini, kamera-kamera terbarunya berfokus pada sistem mirrorless Z.
BACA JUGA:5 Kamera Vlog di Bawah Rp1 Juta, Mulai Andoer Sampai Xiaomi IMILAB Webcam 2K
BACA JUGA:5 Pilihan Kamera Vlog Harga di Bawah 1 Juta, Cocok untuk Pemula
Pentax menjadi pengecualian. Ricoh Imaging menyatakan masih berencana melanjutkan pengembangan teknologi SLR.
Kondisi tersebut membuat DSLR berada dalam posisi yang agak sulit. Kamera jenis itu masih mampu bekerja dengan baik, telah digunakan jutaan fotografer, dan dapat menjadi pilihan menarik di pasar kamera bekas.
Mirrorless Interchangeable Sony Alpha ZV-E10: Dukung Pengambilan Video 4K Beresolusi Tinggi!-Risto Risanto-Disway.id
Namun, membangun sistem baru dari awal menggunakan DSLR pada 2026 semakin sulit untuk dibenarkan. Terlebih ketika industri kamera lebih banyak bergerak menuju mirrorless.