Indonesia-Rusia Jalin Kerja Sama Pabrik Pupuk dan Kapal Modern

Jumat 04-09-2026,14:14 WIB
Reporter : Ahmad Badawi Nawawi*
Editor : Mohamad Nur Khotib

BACA JUGA:Prabowo Targetkan Perdagangan Indonesia-EAEU Naik Dua Kali Lipat

"Ini menjadi menarik karena Vladivostok adalah menghadap ke Pasifik, pasar yang selama ini memang menjadi pasar utama Pupuk Indonesia," jelas Rosan.

Rosan meyakini kerja sama dengan Rusia di sektor pupuk akan berdampak positif bagi ketahanan nasional secara lebih luas.

"Diharapkan ini menjadi salah satu langkah strategis yang bisa memperkuat juga dari sektor ketahanan bahan kita dan juga ketahanan industri kita," imbuh CEO Danantara.

BACA JUGA:Mantan Waketum PBNU Amin S. Husni Persembahkan Puisi 'Engkaulah Sang Pemimpin' untuk Gus Yahya

BACA JUGA:Pembunuh Wanita di Pos Ronda Demak Tertangkap, Ini Motifnya!

Selain sektor pupuk, kejutan lain datang dari bidang perkapalan.

Presiden Putin secara langsung menawarkan teknologi kapal mutakhir berukuran panjang lebih dari 102 meter.

Yang dirancang mampu mengolah hasil tangkapan ikan secara langsung di atas kapal.

"Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir, untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya," ungkap Rosan.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Kemungkinan Dipangkas di Bawah Rp200 Triliun Tahun Ini

BACA JUGA:Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Tegaskan Rusia Mitra Penting Indonesia

Menindaklanjuti tawaran tersebut, Presiden Prabowo dikabarkan akan segera mengirimkan tim khusus.

Untuk mempelajari lebih dalam teknologi tersebut sekaligus mengkaji potensi pemanfaatannya bagi industri perikanan Tanah Air.

Rosan turut menyoroti rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan kawasan Eurasia.

Dengan harapan semakin memperlebar ruang perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Kategori :