Calon pengantin tidak hanya dapat melihat venue, tetapi juga berdiskusi mengenai konsep pernikahan serta mendapatkan inspirasi dari berbagai mitra yang terlibat.
Director of Sales and Marketing Atria Hotel Malang Yusnie Azhari menjelaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman event yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Setiap acara memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda, sehingga kolaborasi menjadi penting untuk mempertemukan berbagai keahlian agar sebuah konsep dapat diwujudkan dengan lebih matang," terangnya.
Atria Hotel Malang memiliki Grand Ballroom dengan kapasitas hingga 1.500 orang serta enam ruang pertemuan yang dapat dikembangkan untuk berbagai konsep dan skala kegiatan.
BACA JUGA:Majestic Wedding Fair di Surabaya, Tawarkan Pernikahan Sesuai Budget
BACA JUGA:Heritage Wedding Fair 2026 Jadi Alternatif Konsep Pesta Pernikahan Masa Kini
Fleksibilitas tersebut memungkinkan hotel digunakan untuk wedding, corporate gathering, community event, exhibition, workshop, product launching, appreciation night hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Melalui kolaborasi bersama komunitas, pelaku budaya dan berbagai mitra profesional, Atria Hotel Malang terus membuka ruang untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman yang relevan bagi masyarakat.
Semangat tersebut akan kembali hadir melalui Wedding Prestige 2026: Forever Begins Here pada 17 dan 18 Oktober 2026, sebagai salah satu rangkaian kolaborasi yang mempertemukan venue, wedding expert dan calon pengantin dalam satu pengalaman. (*)