General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya Teddy Patrick menyebut keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program.
"Kami sengaja mengundang berbagai pihak. Karena kami ingin U-Collect ini bisa menjadi gerakan bersama. Sebab, kami percaya perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar," ungkapnya.
BACA JUGA:Pertamina NRE Ubah Sampah Bandung Jadi Sumber Energi
BACA JUGA:Pertamina NRE Kembangkan Bioetanol dari Sorgum hingga Biomassa
"Mengumpulkan minyak jelantah dari rumah, membawanya ke U-Collect Box. Itu jadi langkah kecil yang bisa memberikan dampak ketika dilakukan bersama-sama," tambahnya.
Menurut Teddy, kelompok PKK dan masyarakat sekitar memiliki peran penting. Karena sebagian besar minyak jelantah berasal dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.
"Sebab, kebiasaan mengelola minyak jelantah bisa dimulai dari rumah," ujarnya. Pun, sebagai sarana sosialisasi pada masyarakat terkait pengolahan limbah tersebut.
U-Collect Box untuk mengubah minyak jelantah menjadi biofuel tersedia di ARTOTEL Grand Prima Surabaya. -ARTOTEL Grand Prima-
"Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat tidak lagi melihat minyak jelantah hanya sebagai limbah yang harus dibuang. Tetapi sebagai sesuatu yang masih bisa dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali," tambahnya.
BACA JUGA:Pertamina NRE Bangun Ekosistem Bio-Metanol dari Limbah Sawit
BACA JUGA:PLTS Pertamina NRE Terangi Pulau Sembur, Warga Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda
Peluncuran U-Collect juga diisi pemutaran video mengenai program tersebut, ribbon cutting, simbolisasi pengumpulan minyak jelantah, dan lain-lain.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pengenalan program. Tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong masyarakat terlibat dalam pengelolaan limbah minyak goreng.
U-Collect diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam mengelola minyak jelantah.
Ke depan, U-Collect Box di hotel tersebut dapat menjadi salah satu titik pengumpulan minyak jelantah bagi masyarakat.
BACA JUGA:Tiga Seniman Sajikan Karya yang Dekat dengan Keseharian dalam Pameran Fraktal di Artspace Artotel