HARIAN DISWAY - Winger andalan tim nasional Inggris, Anthony Gordon, ikut angkat bicara di tengah krisis identitas yang melanda skuad Three Lions pasca kegagalan di Piala Dunia.
Pemain Barcelona tersebut menegaskan bahwa Inggris harus berhenti memaksakan diri meniru gaya penguasaan bola teknis khas Spanyol.
Gordon menilai karakter sepak bola Inggris secara kultural sangat berbeda dan menuntut timnya untuk kembali merangkul akar permainan mereka yang mengandalkan kecepatan serta fisik yang eksplosif.
Pernyataan terbuka Gordon ini mencuat sebagai bentuk pembelaan langsung kepada manajer Thomas Tuchel.
BACA JUGA:Thomas Tuchel Tak Gentar Dikritik, Siap Bawa Inggris Bangkit di Euro 2028
BACA JUGA:Thomas Tuchel Bela Taktiknya Usai Inggris Disingkirkan Argentina di Semifinal
Tuchel sebelumnya dihujani kritik oleh publik Inggris karena dianggap menerapkan taktik terlalu defensif pada menit-menit akhir laga semifinal Piala Dunia melawan Argentina.
Strategi tersebut berujung fatal setelah gawang Inggris kebobolan dua gol telat yang memupus mimpi mereka ke partai final.
Setelah laga, Tuchel memicu kontroversi dengan menyebut bahwa mengontrol bola secara dominan memang bukanlah "DNA" pemain Inggris.
Anthony Gordon di sesi latihan bersama timnas Inggris menjelang laga UEFA nations league 2026-@RuangBarca-X
Gordon, yang kini bermain di Barcelona dan berbagi ruang ganti dengan delapan penggawa timnas Spanyol, membenarkan argumen Tuchel.
Ia merasa posisinya di kompetisi La Liga memberinya perspektif unik mengenai perbedaan mencolok kualitas teknis antarkedua negara.
BACA JUGA:Cole Palmer Resmi Mundur dari Skuad Timnas Inggris Akibat Cedera Otot
BACA JUGA:Era Baru Portugal Dimulai, Jorge Jesus Pastikan Ronaldo Main Lawan Wales
Menurut Gordon, masyarakat dan media Inggris sering menuntut standar yang tidak realistis dengan meminta timnas tampil dominan seperti Spanyol.