HARIAN DISWAY - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Namun, musim hujan tahun ini diperkirakan datang lebih terlambat dibandingkan kondisi normal.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan periode awal musim hujan dengan puncak musim hujan umumnya tidak terpaut jauh. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan pada periode tersebut.
“Perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan dan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini, karena bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor,” ungkap Ardhasena dalam konferensi pers secara daring, Selasa, 22 September 2026.
BACA JUGA:Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mundur, BMKG: El Nino Sangat Kuat plus IOD
BMKG memprediksi puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung pada Desember 2026 hingga Februari 2027.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai berbagai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi selama musim hujan.
Kesiapsiagaan juga perlu dilakukan sejak September hingga Oktober untuk menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih dapat terjadi sebelum musim hujan tiba.
BMKG juga meminta pemerintah dan masyarakat mengoptimalkan sistem drainase serta mempersiapkan langkah evakuasi untuk mengantisipasi banjir dan longsor, terutama ketika memasuki awal hingga puncak musim hujan.
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan sejumlah wilayah yang secara historis rawan bencana saat musim hujan perlu mendapat perhatian lebih. Wilayah tersebut antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua, serta sebagian Maluku.
BACA JUGA:BMKG Sebut 16 Daerah Berpotensi Hujan Hari Ini, Inilah Daftarnya!
“Periode musim hujan ini pendek, tetapi curah hujan umumnya lebih besar dan normal. Nah ini yang perlu diwaspadai, jadi nanti bisa saja hujan jatuh secara intens di bulan-bulan tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan prakiraan BMKG, sebanyak 155 Zona Musim (ZOM) diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026. Wilayah tersebut mencakup sekitar 39,64 persen luas daratan Indonesia.
Daerah yang diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember meliputi sebagian wilayah Sumatera dan sebagian besar Kalimantan.
Selain itu, puncak hujan juga diprediksi terjadi di sebagian Sulawesi Utara, pesisir selatan Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, serta sebagian kecil Maluku.
BACA JUGA:BMKG: Debu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terdeteksi, Gelombang Selat Sunda Aman