“Kami ingin memastikan bahwa meskipun berbahaya, tempat itu tidak terasa sekeras atau sekuat ancaman Nether dan The End," ungkapnya.
Sebaliknya, The Sift merupakan ekosistem tersendiri yang kaya, subur, penuh warna. Juga memberikan palet warna baru yang berbeda.
BACA JUGA:GTA 6 Punya Peta Interaktif, Gamer Bisa Jelajahi Leonida Lebih Awal
BACA JUGA:GTA 6 Hadirkan NPC dengan Bentuk Tubuh Paling Beragam
Dari sisi visual, The Sift memiliki lanskap berwarna cerah. Lingkungannya terdiri atas batu berwarna merah dan oranye, vegetasi hijau, elemen menyerupai sculk, serta kolam cairan berbahaya bernama icor.
Dalam Minecraft Dungeons 2, pemain dapat memasuki The Sift melalui retakan misterius yang muncul di Overworld.
Sementara itu, versi Minecraft utama kemungkinan menggunakan portal Ancient City sebagai akses masuk.
Namun, Mojang belum memastikan detail mekanisme masuk ke The Sift dalam Minecraft versi utama. Demikian pula dengan sejumlah makhluk yang saat ini terdapat di Minecraft Dungeons 2.
BACA JUGA:Marvel’s Wolverine Terjual 1,9 Juta Kopi, tetapi Belum Samai Spider-Man 2
BACA JUGA:GTA 5 Hapus Lagu Populer Moloko The Time Is Now dari Game
Dalam Minecraft Dungeons 2, The Sift dihuni beberapa jenis makhluk baru. Seperti Sifters, Singers, Neesters, dan Sprouts. Belum diketahui apakah seluruhnya akan hadir dalam Minecraft.
Pengembangan The Sift bermula dari kebutuhan Minecraft Dungeons 2 terhadap dimensi baru untuk mendukung ceritanya.
Meski demikian, tim pengembang gim tersebut bekerja sama dengan tim Minecraft versi utama. Berlangsung sejak proses pengembangan.
Dengan elemen sandbox dan multiplayer yang fleksibel, Minecraft bisa dimainkan bersama keluarga. --pcgamesn.
Olson mengatakan setiap elemen baru yang dibuat selalu dipertimbangkan matang-matang. Sehingga secara teori dapat digunakan dalam Minecraft versi utama. Namun, hal itu tidak berarti semua elemen tersebut pasti akan dipindahkan.
BACA JUGA:Kingdom Hearts 4 Dipastikan Dapat Peningkatan untuk PS5 Pro