Ini 7 Manfaat Tomat untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Jumat 02-10-2026,09:58 WIB
Reporter : Shafa Citra Faradisa*
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Tomat kerap hanya dijadikan pelengkap masakan sehari-hari. Masyarakat mengenalnya sebagai bahan sambal dan saus atau pasta. Padahal, buah berwarna merah itu bukan sekadar sumber vitamin C. Ada banyak manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya dan tidak banyak diketahui orang.

Kandungan utama dalam tomat yang membuatnya istimewa adalah likopen. Itu adalah pigmen antioksidan yang memberi warna merah pada tomat, sekaligus berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Semakin merah warna tomat, semakin tinggi pula kandungan likopennya. Artinya, semakin merah warnanya, tomat semakin banyak manfaatnya.

Berbagai penelitian gizi dan kesehatan telah mengungkap manfaat tomat yang tidak banyak diketahui masyarakat umum. Mulai dari kesehatan jantung, otak, dan kulit. Berikut tujuh manfaat tomat yang sayang dilewatkan.

BACA JUGA:6 Efek Samping Konsumsi Tomat Berlebihan

BACA JUGA:6 Sayuran Berkhasiat, Bantu Turunkan Tekanan Darah

1. Menjaga Kesehatan Jantung


GANGGUAN JANTUNG kerap memunculkan rasa pusing selain tidak nyaman pada bagian dada. -Puwadon Sang-ngern-Pexels

Likopen dalam tomat dipercaya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Penelitian klinis menunjukkan bahwa konsumsi rutin produk olahan tomat, seperti saus atau pasta tomat, dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan kadar stres oksidatif dalam tubuh.

Manfaat ini menjadikan tomat sebagai salah satu makanan yang dianjurkan dalam pola makan sehat untuk menjaga kesehatan kardiovaskular jangka panjang.

2. Menurunkan Risiko Kanker

Likopen juga dikaitkan dengan penurunan risiko sejumlah jenis kanker. Termasuk kanker prostat, payudara, paru-paru, dan saluran pencernaan. Kandungan antioksidannya bekerja dengan menghambat pertumbuhan sel abnormal dalam tubuh.

Meski demikian, manfaat ini perlu didukung dengan pola makan sehat secara keseluruhan, bukan hanya mengandalkan konsumsi tomat semata.

BACA JUGA:6 Gejala Kanker yang Sering Disepelekan, Kenali Tanda Awal Sejak Dini

BACA JUGA:5 Cara Sederhana Meminimalkan Risiko Kanker Payudara Sejak Dini

3. Menurunkan Risiko Stroke

Salah satu manfaat tomat yang masih jarang diketahui adalah kaitannya dengan risiko stroke. Pria dengan kadar likopen tinggi dalam darahnya punya risiko terkena stroke jauh lebih rendah dibandingkan mereka dengan kadar likopen rendah.

Likopen diyakini bekerja dengan meredam radikal bebas, mengurangi peradangan, dan mencegah penggumpalan darah yang menjadi salah satu pemicu stroke.

4. Menjaga Kesehatan Tulang


OLAHRAGA untuk pria berusia 40 tahun ke atas difokuskan pada massa otot dan tulang. -SHVETS Production-Pexels

Tomat juga berkontribusi pada kesehatan tulang, terutama pada kelompok usia lanjut. Kandungan likopen di dalamnya dipercaya dapat membantu memperlambat proses pengeroposan tulang seiring bertambahnya usia.

Ditambah kandungan vitamin K yang berperan dalam metabolisme tulang, tomat bisa menjadi pelengkap menu harian untuk menjaga kepadatan tulang.

BACA JUGA:5 Daftar Makanan Wajib untuk Menjaga Kepadatan Tulang dan Sendi di Usia 40 Tahun

BACA JUGA:6 Rekomendasi Makanan Kaya Kalsium untuk Menjaga Kepadatan Tulang

5. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari


TERPAPAR sinar matahari secara langsung dalam durasi waktu yang lama bisa mengganggu kesehatan. Tomat bisa meminimalkan risikonya. -Boy Slamet-Harian Disway

Manfaat tomat yang satu ini mungkin paling mengejutkan. Konsumsi tomat atau produk olahannya secara rutin dikaitkan dengan perlindungan kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet alias sunburn.

Konsumsi pasta tomat setiap hari dapat mengurangi kerusakan kulit akibat sinar matahari hingga puluhan persen dibandingkan yang tidak mengonsumsinya sama sekali. Meski begitu, tomat tetap bukan pengganti tabir surya.

6. Mendukung Kesehatan Otak

Selain menyehatkan jantung, antioksidan dalam tomat seperti likopen, beta-karoten, dan vitamin C juga berperan melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan.

Dua kondisi tersebut diketahui berkaitan erat dengan penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Dengan rutin mengonsumsi tomat, risiko gangguan daya ingat dan fungsi otak lainnya berpotensi ditekan.

BACA JUGA:7 Khasiat Tanaman Lidah Buaya, Solusi Alami untuk Kulit Glowing dan Rambut Lebat

BACA JUGA:7 Kebiasaan yang Bisa Bikin Kulit Cepat Kusam

7. Meningkatkan Kesuburan Pria

Manfaat terakhir yang jarang dibahas adalah peran tomat dalam mendukung kesuburan pria. Likopen disebut dapat memengaruhi kualitas sperma, mulai dari jumlah hingga pergerakannya.

Meski penelitian soal ini masih terus berkembang, mengonsumsi tomat secara rutin tidak ada salahnya dicoba sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mendukung kesuburan.

Perhatikan Cara Mengonsumsinya

BACA JUGA:Perawatan Ekstra Kulit Sensitif, Ini 5 Rekomendasi Moisturizer yang Cocok

BACA JUGA:6 Cara Mengatasi Kulit Belang untuk Pemotor, Jangan Lupa Pakai Sunscreen

Menariknya, likopen dalam tomat yang telah dimasak atau diolah justru lebih mudah diserap tubuh dibandingkan tomat mentah. Itu sebabnya, saus, sup, atau jus tomat tetap bisa menjadi pilihan sehat, asalkan tidak mengandung terlalu banyak gula atau garam tambahan.

Namun, konsumsi tomat sebaiknya tetap dalam porsi wajar. Terlalu berlebihan mengonsumsi tomat dalam jangka panjang disebut dapat memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang, seperti asam lambung naik, terutama bagi yang memiliki riwayat masalah lambung sensitif.

Dari sekadar pelengkap sambal, tomat ternyata menyimpan segudang manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Sudahkah mengonsumsi tomat hari ini? (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Kategori :