Cewek Bunuh Cowok di Toko Material di Menganti, Gresik: Pelaku Pegang Kendali

Kamis 08-10-2026,23:03 WIB
Reporter : Djono W. Oesman
Editor : Yusuf Ridho

Diungkap polisi, pembunuhan pemilik toko material bangunan di Menganti, Gresik, Muhammad Firdiansyah, 23, oleh pacarnya, tersangka Ira, 22, direncanakan. Kata polisi, Ira beli dua pisau sebelum membunuh. Pisau itulah alat bunuhnya.

PEMBUNUHAN berencana, dengan 23 tikaman di tubuh korban Firdi, luar biasa mengejutkan. Untuk ukuran profil Ira, yang cantik, imut, kurus kecil, berwajah innocent, usia segitu, dan belum pernah melakukan kejahatan sebelumnya.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo, kepada wartawan, mengungkapkan sebagian motif serta kronologi kasus itu, demikian:

Firdi dan Ira pacaran sejak setahun lalu. Sejak itu pula Ira bekerja di toko material bangunan milik ortu Firdi, Al Inayah 3, di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik. Toko tersebut dipercayakan dikelola Firdi. Ada sembilan karyawan di situ.

BACA JUGA:Gadis Wajah Innocent Lakukan Pembunuhan Brutal di Gresik: Mitos Sosok Polos

BACA JUGA:Motif Cewek Bunuh Ibu Kandung di Medan: Diduga Ibunda Cerewet

Firdi anak Lurah Sumberejo, Surabaya, Rois Yunianto yang mukim di Sememi Jaya, Kecamatan Benowo, Surabaya. Firdi tinggal serumah dengan ayahnya. Lokasi rumah dengan toko Al Inayah 3 tidak jauh. Meski beda wilayah, Surabaya dan Gresik, tapi berdekatan. Lokasi Al Inayah di perbatasan Surabaya Barat-Gresik.

Sementara itu, Ira adalah tetangga satu RT dengan Firdi di Sememi Jaya. 

Jadi, Firdi dan Ira berteman sejak mereka kecil. Terus, mereka pacaran sejak setahun lalu. 

Ira kepada polisi mengaku, dia dan Firdi sudah bertunangan. Sebaliknya, paman Firdi, Suwari, kepada wartawan mengatakan, mereka belum bertunangan. Cuma pacaran.

Ira kepada polisi mengaku, Firdi selingkuh sehingga Ira cemburu dan marah. Terjadilah cekcok. Intensitas cekcok terus meningkat. Sampai akhirnya Firdi menyatakan memutus hubungan pacaran mereka. 

Di situlah Ira gelap mata. Rangkaian kronologi berdasarkan waktu, begini:

Senin, 28 September 2026, Firdi-Ira cekcok keras. Lalu, Firdi menyatakan putus hubungan pacaran.

Selasa, 29 September 2026, Ira membeli dua bilah pisau. Juga, sebuah handuk. Pisaunya, kelak, jadi alat bunuh. Handuk, belum dijelaskan polisi, buat apa?

Jumat, 2 Oktober 2026, Ira tetap bekerja di toko Firdi, dan dia mengajak Firdi menginap di situ. Firdi oke. Di dalam toko itu ada satu ruang istirahat. Di situlah mereka menginap malam itu. Ira membawa tas, isinya, antara lain, dua pisau.

Kategori :