HARIAN DISWAY - Max Verstappen mengawali lomba ke-250-nya dengan mengagumkan. Pembalap Red Bull tersebut berhasil merebut sprint pole di Grand Prix Singapura, Jumat malam, 9 Oktober 2026.
Ia mencatat waktu 1 menit dan 31,156 detik. Hanya 0,120 detik lebih cepat dari George Russell (Mercedes).
Empat tim papan atas bersaing sengit di sprint qualifying. McLaren, Ferrari, Mercedes, dan Red Bull sama-sama menunjukkan pace kuat. Verstappen mampu mencatat first sector istimewa, dan kemudian mengamankan sprint pole.
"Persaingan selalu sengit di Singapura. Kita push semepet mungkin dengan dinding (pengaman). Saya tidak menduga hasil ini. Sangat senang bisa meraih posisi pertama," ucap Verstappen kepada Mainbalap.
Walau matahari sudah terbenam, hawa panas masih sangat terasa. Suhu udara masih 30 derajat Celcius, suhu lintasan masih di atas 42 derajat Celcius. Kelembaban bahkan naik menjadi 77 persen.
BACA JUGA:Hasil FP1 F1 GP Singapura 2026: George Russell Tercepat di Bawah Kabut
BACA JUGA:Perang Aerodinamika F1 Memanas: FIA Pangkas Toleransi Sayap 'Macarena' Jadi 300ms
"Rasanya seperti masuk sauna, lalu mencoba olahraga di dalamnya. Seluruh kokpit terasa panas, badan kita, kepala kita. Rasanya tidak pernah nyaman. Tapi inilah yang membuat tempat ini unik dan kita menyukainya," tandas Verstappen.
Red Flag dan Insiden Sergio Perez di SQ1
Hasil sprint qualifying F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen tercepat di Marina Bay.-Dewo Pratomo-Mainbalap
Sebelum mesin mobil dinyalakan untuk sesi SQ1, ketegangan sudah terasa di dalam garasi Red Bull.
Tanda peringatan “Caution, Do Not Enter” terpasang di depan area kerja tim saat para mekanik secara intensif membongkar bagian belakang mobil RB22 milik Verstappen untuk melakukan penggantian unit ERS (Energy Recovery System).
"Unit pada Mobil 3 diduga mengalami kendala teknis. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan penggantian komponen sebagai tindakan pencegahan selagi ada kesempatan sebelum Kualifikasi Sprint," begitu pernyataan resmi Red Bull.
Sementara itu di garasi rival, tim Mercedes mengambil langkah teknis setelah sesi Latihan Bebas 1 (FP1).
BACA JUGA:F1 Bahrain Cabang Sepang
BACA JUGA:Rahasia Sayap ‘Macarena’ Red Bull RB22: Senjata Rahasia Verstappen Bikin Hamilton Tertinggal Jauh
Mereka memutuskan untuk melepas komponen sayap belakang (rear wing) versi pembaruan dari mobil pembalap muda Kimi Antonelli, sehingga spesifikasi aerodinamika mobilnya kembali identik dengan yang digunakan George Russell.
Dua pembalap Mercedes pertama meluncur keluar dari jalur pit saat SQ1 dimulai. Tepat di belakang pasangan tim Cadillac, Sergio Perez dan Valtteri Bottas. Perez sempat mencatatkan waktu lebih cepat dibandingkan Bottas pada awal penampilannya.
Namun, nasib sial segera menghampiri pembalap asal Meksiko tersebut. Perez menyenggol pembatas jalan (kerb) di Tikungan 4 hingga merusak bagian depan mobilnya. Insiden ini awalnya hanya memicu bendera kuning (yellow flag).
Ketika Perez berusaha mengendarai mobilnya kembali ke pit, sayap depan mobilnya terlepas dan menyisakan puing-puing berbahaya di atas lintasan. Petugas lomba pun terpaksa mengibarkan bendera merah (red flag).
BACA JUGA:Kekacauan Mesin saat Hujan di Sepang, FIA Siagakan Solusi Darurat untuk GP Singapura
BACA JUGA:Eksperimen Berisiko Mercedes: Komparasi Aerodinamika W17 di Tengah Format Sprint GP Singapura
Di tengah situasi tersebut, Lewis Hamilton sempat memimpin papan waktu dengan catatan 1 menit 33,748 detik, unggul 0,970 detik dari Pierre Gasly.
Hasil sprint qualifying F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen tercepat di Marina Bay. Foto: Sergio Perez di SQ1 yang memicu red flag. -Gold and Goose-
Pengibaran bendera merah memicu situasi krusial karena sesi tersisa 6 menit 9 detik. Para pembalap langsung mengantre ketat di ujung pit lane. Perez, yang dinyatakan bebas dari investigasi unsafe release oleh steward berada di posisi terdepan antrean.
Di saat bersamaan, steward FIA mengumumkan bahwa Max Verstappen berada dalam investigasi akibat dugaan pelanggaran menyalip Lewis Hamilton di bawah kondisi bendera kuning pada Tikungan 7.
Ketika sesi dilanjutkan, Charles Leclerc merangsek ke posisi kedua di belakang Hamilton, sementara Russell naik ke posisi ketiga. Detik-detik akhir SQ1 diwarnai perubahan posisi yang sangat cepat.
Lando Norris dan Oscar Piastri sempat menempati posisi atas sebelum akhirnya duo Red Bull mengambil alih pimpinan. Verstappen melesat ke posisi teratas dengan waktu 1 menit 33,477 detik, disusul Isack Hadjar di posisi keempat.
BACA JUGA:Panduan F1 GP Singapura 2026: Jadwal WIB, Profil Lintasan, dan Seri Sprint Terakhir
BACA JUGA:Update Software Darurat FIA Warnai F1 GP Sepang 2026, Verstappen Tetap Tak Terbendung
Sensasi SQ2: Penundaan Waktu dan Kritisnya George Russell
Sesi kualifikasi kedua (SQ2) sedikit tertunda singkat karena FIA harus memperbaiki kendala teknis pada sistem pencatat waktu resmi. Sesi baru dimulai pukul 21.11 waktu setempat dengan kewajiban seluruh tim menggunakan ban kompon medium.
Verstappen langsung menggebrak di awal sesi dengan catatan waktu 1 menit 32,724 detik. Namun, catatan tersebut dipatahkan oleh Hamilton dan Leclerc. Leclerc, mengambil alih posisi puncak dengan waktu 1 menit 32,457 detik ketika sesi tersisa lima menit.
Momen dramatis menimpa George Russell. Ia terpaksa membatalkan hot lap pertama setelah mengalami penguncian roda depan kanan (lock-up) yang sangat parah di area pengereman. Akibatnya, pembalap asal Inggris itu melorot ke posisi kedelapan.
Ketika Liam Lawson dan Franco Colapinto berhasil mempertajam waktu dan menggeser Russell ke posisi ke-11 (zona eliminasi), tekanan makin memuncak.
Beruntung, pada kesempatan terakhirnya setelah cooling lap, Russell mampu tampil tenang dan mencatatkan waktu 1 menit 32,614 detik untuk mengamankan posisi keempat sekaligus menggaransi tempat di babak penentuan.
BACA JUGA:Paket Aerodinamika Baru Mercedes Jadi Bumerang di Sepang
BACA JUGA:Halangi Gabriel Bortoleto, Lewis Hamilton Resmi Masuk Investigasi FIA
SQ3: Dominasi Mutlak Verstappen di Momen Krusial
Hasil sprint qualifying F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen tercepat di Marina Bay. -Gold and Goose-
Memasuki sesi penentuan (SQ3), 10 pembalap tersisa beralih menggunakan ban kompon soft. Norris, Russell, Antonelli, dan Piastri menjadi kelompok pertama yang mengaspal, sementara enam pembalap lainnya memilih menunggu waktu yang tepat di garasi.
Pemandangan cemas kembali terlihat di garasi Red Bull saat para mekanik melakukan inspeksi mendadak pada bagian belakang mobil RB22 milik Verstappen.
Lando Norris membuka persaingan dengan waktu 1 menit 31,587 detik untuk memimpin atas Piastri, Russell, dan Antonelli.
Tak lama berselang, Leclerc mempertajam catatan waktu menjadi 1 menit 31,399 detik untuk merebut posisi teratas, disusul Hamilton di tempat ketiga setelah sempat mengalami sliding di sektor tengah.
BACA JUGA:F1 GP Malaysia 2026: Tiga Driver Kena Sanksi Grid, Sepang Bergolak Sebelum Start!
BACA JUGA:Invasi Audi di F1: Resmi Sulap Markas Sauber Jadi Kampus Riset Modern
Namun, panggung utama akhirnya menjadi milik Verstappen. Menerobos lintasan di menit-menit akhir sesi, pembalap bernomor mobil 1 ini mencatatkan rekor waktu tercepat (purple sector) di Sektor 1 dan Sektor 3.
Dengan waktu akhir 1 menit 31,156 detik, Verstappen mengunci pole position Sprint GP Singapura secara meyakinkan. George Russell menyusul di posisi kedua, menggeser Charles Leclerc ke urutan ketiga. (*/dilengkapi Bagus Aji-Harian Disway)
Hasil Kualifikasi Sprint Qualifying GP Singapura 2026 (10 Besar)
- Max Verstappen (Red Bull Racing) 1 menit 31.156 detik
- George Russell (Mercedes) +0.127
- Charles Leclerc (Ferrari) +0.243
- Oscar Piastri (McLaren) +0.298
- Lando Norris (McLaren) +0.431
- Lewis Hamilton (Ferrari) +0.574
- Kimi Antonelli (Mercedes) +0.693
- Liam Lawson (Racing Bulls) +1.185
- Isack Hadjar (Red Bull Racing) – Tanpa Catatan Waktu (Track Limits)
- Pierre Gasly (Alpine) – Tanpa Catatan Waktu (Track Limits) (*)